senjataapipencuri

Residivis Pencurian Bersenpi Ditangkap Polsek Sukoharjo

( kata)
Residivis Pencurian Bersenpi Ditangkap Polsek Sukoharjo
dok Lampost.co


PRINGSEWU (Lampost.co) -- Seorang residivis berinisial PP (38) ditangkap Polisi Sektor Sukoharjo, Sabtu, 28 September 2020. Warga Kampung Sukosari, Kalirejo, Lampung Tengah itu ditangkap karena melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas).

Ia melakukan curas dengan menggunakan senpi rakitan bersama kedua rekanya HN (DPO) dan RO (DPO) pada Sabtu, 8 Agustus 2020 pukul 20.00 WIB di Pekon Keputran, Kecamatan Sukoharjo, Pringsewu.

Korban curas adalah  Agung Setiono (21) warga Pekon Wonodadi, Gading Rejo, Pringsewu dan Legarana (19) warga Pekon Wonosari, Gading Rejo, Pringsewu.

Dari hasil curas, pelaku mendapatkan barang berupa 1 motor Honda beat BE 4930 UR, 1 ponsel merk Xiomi Red 5A milik korban  Agung Setiono,  dan 1 ponsel Xiomi 4X milik korban Legarana dengan total kerugian sebesar Rp18 juta.

Pj. Kapolsek Sukoharjo Iptu Hasbulloh mewakili Kapolres Pringsewu AKP. Hamid Andri Soemantri, penangkapan dilakukan oleh unit reskrim Polsek Sukoharjo di back up tim tekab 308 Sat Reskrim Polres Pringsewu.

Dari penangkapan tersebut, polisi mengamankan seorang pelaku berinisial PP (residivis) sedangkan dua pelaku masih dalam pengejaran.

Dia menyagakan penangkapan PP,  saat tersangka berada di persembunyianya di Kampung Watu Agung, Kecamatan Kalirejo, Kabupaten Lampung Tengah. 

Kapolsek Sukoharjo menambahkan BB yang diamankan polisi 1 unit sepeda motor Honda beat BE 4930 UR, 1 unit HP merk Xiomi Red 5A hasil kejahatan serta 1 unit sepeda motor yamaha RX King warna hitam dan 1 pucuk senpi rakitan yang dipergunakan oleh pelaku pada saat melakukan kejahatan.

Menurutnya, kejadian berawal saat korban sedang duduk di Pekon Sidoharjo, kemudian didatangi oleh 3 orang pelaku yang mengendarai sepeda motor Yamaha RX King. Selanjutnya para pelaku memperkenalkan diri sebagai anggota Polri dan menuduh para korban terlibat dalam perkara narkoba, selanjutnya para pelaku meminta ponsel milik korban dengan alasan untuk diperiksa isinya. 

Setelah ponsel diberikan, lalu para pelaku memaksa korban untuk mengikuti para pelaku menuju ke arah Kecamatan Sukoharjo. Awalnya, korban Agung Setiono  yang mengemudikan sepeda motor dan membonceng pelaku PP. Namun, sesampainya di Jalan Raya Pekon Podosari, pelaku meminta agar ia  yang mengemudikan sepeda motor  hingga kemudian sesampainya di areal persawahan, Pekon Keputran,  Sukoharjo  pelaku menghentikan sepeda motor serta menodongkan senjata api sambil mengambil paksa sepeda motor korban.

Iptu. Hasbulloh, menambahkan ternyata pelaku PP  merupakan  residivis kasus serupa yang baru keluar dari LP Buyut Gunung Sugih, Lamteng pada Maret 2020. Dari hasil pengakuan pelaku, aksi curas dilakukan karena terhimpit masalah hutang dan butuh biaya untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatanya, pelaku dijerat dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara. 

Setiaji Bintang Pamungkas







Berita Terkait



Komentar