#preman#pengancaman

Residivis Ditangkap Usai Ancam Satpam Pelabuhan dengan Golok

( kata)
Residivis Ditangkap Usai Ancam Satpam Pelabuhan dengan Golok
Pelaku diamankan Polresta Bandar Lampung, Rabu, 14 Juli 2021. Lampost.co/Asrul Septian Malik


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Satreskrim Polresta Bandar Lampung menangkap Husin Fauzi (44), warga Panjang karena mengancam petugas keamanan atau satpam Pelabuhan Panjang bernama Hendra dengan golok. 

Pelaku mengancam dan mengejar korban setelah ditegur saat keluar masuk Pelabuhan Panjang dengan membawa sipingan (sisa pakan ternak) yang biasa tercecer di Pelabuhan. Pelaku yang juga seorang preman itu dinilai kerap meresahkan warga sekitar areal pelabuhan.

"Pelaku ditegur karena membawa sesuatu dari pelabuhan," ujar Kanit Jatanras Satreskrim Polresta Bandar Lampung, Ipda Novaldo Supeno, Rabu, 14 Juli 2021.

Baca: Kapolda: Begal Tembak Saja, Saya Bertanggung Jawab

 

Setelah ditangkap dan diperiksa, Husin diketahui merupakan eks narapidana kasus pembunuhan di Bengkulu dengan vonis 12 tahun penjara. Bahkan, pelaku sempat menjadi warga binaan LP Nusakambangan.

"Dia juga residivis," paparnya.

Husin berdalih mengancam korban dengan senjata tajam karena sempat dilempar besi oleh satpam tersebut. Tak terima, ia pun kesal, mengambil golok dan mengejar pelaku hanya untuk menakut-nakuti.

"Saya khilaf," katanya.

Husin diancam Pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana maksimal tujuh tahun penjara. 

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar