#MPR#NASDEM#LESTARIMOERDIJAT#COVID-19

Rerie: Perayaan Natal dan Tahun Baru Tidak Perlu Berlebihan

( kata)
Rerie: Perayaan Natal dan Tahun Baru Tidak Perlu Berlebihan
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat (Foto: Dok MI)


Jakarta (Lampost.co) -- Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengajak seluruh umat Kristiani saat merayakan Natal 2021 tetap mengedepankan protokol kesehatan meski kondisi penyebaran covid-19 di tanah air mulai terkendali. Demikian pula dalam perayaan Tahun Baru 2022, masyarakat dan para pemangku kepentingan diharapkan secara konsisten melaksanakan sejumlah upaya pencegahan agar penyebaran covid-19 tetap terkendali.

"Jangan sampai karena situasi penyebaran covid-19 relatif lebih terkendali, semua menjadi euforia dalam melakukan perayaan Natal dan Tahun Baru. Upaya-upaya pencegahan harus terus dilakukan dan jangan lengah," kata Rerie, sapaan akrab Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 24 Desember 2021.

Pada kesempatan itu, Rerie juga mengucapkan selamat merayakan Hari Natal 2021 bagi umat Kristiani di tanah air. Menurutnya, sejumlah kebijakan pembatasan kegiatan di berbagai tempat harus benar-benar dipatuhi meski level PPKM di wilayah bersangkutan relatif rendah.

Baca juga: PGI Imbau Gereja Rayakan Natal dengan Sederhana

Rerie melanjutkan dalam rangka kewaspadaan terhadap penyebaran virus korona varian Omicron, perayaan Tahun Baru 2022 cukup dilakukan masing-masing bersama keluarga. Selanjutnya, menghindari kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan merupakan langkah yang sangat diharapkan dalam langkah pengendalian covid-19 di masa liburan Natal dan Tahun Baru.

Demikian juga dengan pelaksanaan ibadah Natal kali ini, tambah Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, diharapkan tetap mengedepankan langkah-langkah pencegahan dengan penerapan persyaratan protokol kesehatan yang ketat serta pembatasan jumlah orang yang beribadah.

Rerie berharap di samping melakukan pencegahan dari sisi pengaturan mobilitas masyarakat, para pemangku kepentingan juga memanfaatkan masa liburan Natal dan Tahun Baru 2022 ini untuk terus meningkatkan jumlah masyarakat yang divaksin covid-19.

Terutama, tambahnya, di kawasan-kawasan wisata yang berpotensi didatangi masyarakat untuk menghabiskan akhir tahun. Persyaratan sudah divaksin bagi pengunjung untuk memasuki suatu kawasan wisata dapat mendorong percepatan vaksinasi covid-19 di sejumlah daerah.

Rerie sangat berharap sejumlah kebijakan pengaturan mobilitas masyarakat di masa libur Natal dan Tahun Baru 2022 mampu mewujudkan terkendalinya penyebaran Covid-19 di tanah air.

Sehingga tahun depan, jelasnya, pemerintah bisa melanjutkan upaya percepatan pertumbuhan ekonomi sekaligus tetap melindungi masyarakat dari ancaman covid-19.

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar