#COVID-19#JAKARTA#MPR

Rerie:Masyarakat Diminta Dukung Vaksinasi

( kata)
Rerie:Masyarakat Diminta Dukung Vaksinasi
Dok Lampost.co


Jakarta (Lampost.co) -- Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, akrab disapa Rerie, meminta masyarakat mendukung sepenuhnya proses vaksinasi Covid-19 secara nasional dengan cara tidak menyebarkan hoaks. Menurutnya, beredarnya hoaks dalam pelaksanaan vaksinasi dikhawatirkan mengganggu pencapaian target vaksinasi Covid-19 nasional.

"Sangat memprihatinkan bila masih ada pihak-pihak yang menyebarkan kabar bohong terkait tahapan vaksinasi Covid-19, sehingga masyarakat dirugikan, apalagi yang terkena dampaknya para lansia," kata Rerie, melalui keterangan tertulis, Minggu, 14 Maret 2021.

Ia menyayangkan banyak warga lansia yang terkecoh kabar bohong saat mendatangi Sentra Vaksin Covid-19 di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta dalam beberapa hari terakhir. Vaksinasi yang hanya ditujukan kepada lansia warga DKI Jakarta itu, dikabarkan lewat sosial media oleh pihak yang tidak bertanggungjawab, berlaku untuk semua lansia. Akibatnya, sejumlah lansia yang tinggal di kawasan sekitar Jakarta pun datang, namun tidak bisa dilayani.

Menurut Rerie, fenomena penyebaran hoaks yang terjadi dalam proses vaksinasi Covid-19 nasional ini harus segera diantisipasi dengan strategi yang tepat agar tidak terulang. Ia berharap, para penyelenggara vaksinasi Covid-19, memiliki tata kelola informasi yang memadai dan mudah dipahami masyarakat, untuk menghindari pemahaman yang keliru terhadap informasi yang disampaikan.

Apalagi laman www.kemkes.go.id mencatat hingga Sabtu (13/3/2021) jumlah masyarakat yang  divaksinasi dosis kedua sejumlah 1,45 juta orang. Sementara jumlah masyarakat yang baru mendapatkan vaksin dosis pertama 3,98 juta orang. Padahal, kata anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, syarat minimal 70% populasi penduduk divaksinasi untuk mendapatkan kekebalan kelompok sekitar 181 juta orang. Oleh sebab itu, diperlukan tata kelola penyampaian informasi yang mampu menangkal hoax, untuk memperlancar proses vaksinasi secara massal.

Rerie juga menerangkan kanal-kanal informasi yang kredibel untuk mengkonfirmasi berita-berita terkait vaksinasi sangat diperlukan untuk menghindari kebingungan masyarakat dalam proses vaksinasi Covid-19 nasional. Ia berharap masyarakat semakin bijak dalam menyikapi informasi yang belum pasti kebenarannya, untuk menghindari penyebaran berita hoaks.

Selain itu, di masa pandemi Covid-19, dukungan masyarakat dalam bentuk disiplin menjalankan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, dan menghindari kerumunan, sangat diharapkan untuk memutus mata rantai penyebaran virus korona.

MI







Berita Terkait



Komentar