#beritalampung#beritalampungterkini#gengmotor#remaja#brutal#beringas#tawuran

Remaja di Telukbetung Selatan untuk Tidak Terlibat Geng Motor

( kata)
Remaja di Telukbetung Selatan untuk Tidak Terlibat Geng Motor
Salah satu remaja warga Kelurahan Telukbetung Selatan disaksikan bhabinkamtibmas dan babinsa membubuhkan tanda tangan di atas kain untuk menolak geng motor, Rabu, 28 Desember 2022. Dok Koramil Telukbetung Selatan


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Aksi geng motor dalam beberapa waktu terakhir cukup meresahkan masyarakat Bandar Lampung. Bahkan, kebrutalan dan keberingasan geng motor membawa korban yang harus menjalani perawatan di rumah sakit. 

Untuk itu, Babinsa Koramil Telukbetung Selatan (TBS) Kodim 0410/KBL bersama personel Polsek Telukbetung Selatan dan tokoh masyarakat setempat memberikan imbauan kepada para remaja setempat. Imbauan berupa larangan kepada para remaja ikut-ikutan terlibat aksi geng motor. 

Selain imbauan, upaya lain yang dilakukan dengan melakukan patroli rutin. Kemudian memasang stiker dan banner  hingga ke wilayah RT di masing-masing kelurahanuntuk bersama-sama mencegah terjadinya aksi geng motor. 

Hal itu tampak ketika sejumlah personel gabungan TNI dan Polri tengah memberikan imbauan kepada warga di Jalan Ikan Kiter, Kelurahan Kangkung, Rabu, 28 Desember 2022.

Baca juga: Polres Lamtim Ungkap 3 Kasus Tambang Ilegal Selama 2022 

Kanit Binmas Polsek Telukbetung Selatan, Ipda Yayan Rodiantara mengatakan TNI dan Polri berupaya memasang banner dan stiker untuk mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dan menjauhi kegiatan geng motor yang meresahkan.

"Seperti kita ketahui, aksi geng motor mengganggu ketertiban masyarakat. Bahkan, sampai saling melukai satu sama lain," ujarnya. 

Dia mengungkapkan masyarakat juga cukup antusias dan ikut mendukung petugas TNI-Polri dan aparat pemerintah dalam memberantas geng motor.

"Adapun dukungan warga ditunjukkan dengan ikut membantu petugas memasang banner dan stiker di wilayah masing-masing. Selain itu, warga juga ikut menandatangani kesepakatan penolakan terhadap geng motor," katanya. 

Sementara Babinsa Kelurahan Kangkung, Sertu Aris, mengatakan pihaknya akan senantiasa bersinergi bersama Polri dalam memberikan imbauan agar para remaja di wilayah binaannya tidak ikut-ikutan geng motor.

Tidak hanya para remaja, ia juga mengimbau para orang tua di wilayahnya untuk memantau anak-anaknya agar tidak terpengaruh untuk ikut terlibat dalam geng yang meresahkan itu.

"Jika tidak ada kepentingan yang mendesak, para remaja untuk tidak keluar malam. Karena ini demi kebaikan kita semua," katanya.

 

Muharram Candra Lugina








Berita Terkait



Komentar