#lakalantas#kecelakaanlalulintas

Rem Blong, Sopir Truk Pengangkut Bahan Kimia Tewas di Depan Kantor KSKP Bakauheni

( kata)
Rem Blong, Sopir Truk Pengangkut Bahan Kimia Tewas di Depan Kantor KSKP Bakauheni
Truk pengangkut bahan kimia hidrogen mengalami rem blong di depan kantor Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni, Lampung Selatan sekitar pukul 19.15 WIB, Selasa, 6 September 2022. (Foto: Istimewa)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Truk pengangkut bahan kimia hidrogen diduga mengalami rem blong di depan kantor Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni, Lampung Selatan sekitar pukul 19.15 WIB, Selasa, 6 September 2022. Akibatnya, sopir meninggal di tempat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun lampost.co, truk tangki muatan gas itu melaju dari arah pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ) hendak menuju Bandar Lampung, melalui gerbang Tol Trans Sumatera (JTTS) Bakauheni. 

Tepat sebelum pintu masuk Pelabuhan Bakauheni, truk tangki hilang kendali diduga karena rem blong dan sempat masuk ke jalur penyelamat. Namun, truk itu terus menabrak pembatas, lalu menabrak tiang listrik. 

Setelah itu, truk tangki muatan bahan kimia menabrak bagian depan truk box Hino B-9589- FCG yang secara kebetulan melintas keluar dari arah mes ASDP Bakauheni. 

Kasat Lantas Polres Lampung Selatan AKP Jonnifer Yorlanda menjelaskan akibat kejadian tersebut sopir truk tangki meninggal dunia, sedangkan kernetnya mengalami luka-luka. 
"Kedua korban dievakuasi ke rumah sakit Bob Bazar Kalianda," kata dia. 

Kini, kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan lalu lintas truk tangki dan truk box Hino di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Desa Bakauheni, sedang dievakuasi aparat gabungan ke area Pelabuhan Bakauheni. 

"Kalau sopir truk Hino dalam keadaan sehat dan selamat," ujarnya. 

Baca juga: Diduga Rem Blong, Truk Muatan Sapi Terguling di Simpang Pasar Bakauheni

Di sisi lain, Kepala KSKP Bakauheni, AKP Ridho Rafika, menjelaskan tiba-tiba rem trailer berpelat B 9196 UEM yang dikendarai oleh Samuel P Girsang, warga Deli Serdang, Sumatera Utara itu, tidak dapat difungsikan di Jalan Trans Sumatra Bakauheni.

"Kendaraan tersebut sempat memasuki jalur penyelamatan khususnya bagi kendaraan yang mengalami rem blong, karena jalan menurun. Akibat laju kendaraan terlalu cepat, truk bermuatan bahan kimia itu menabrak ujung pembatas jalur penyelamatan dan terjatuh tepat di depan Kantor KSKP Bakauheni,"kata Ridho melalui keterangan tertulis, Selasa, 6 September 2022. 

Wandi Barboy








Berita Terkait



Komentar