#beritalampung#beritabandarlampung#pendidikan

Rektor Unila: PTN-BH Itu Harga Mati!

( kata)
Rektor Unila: PTN-BH Itu Harga Mati!
Rektor Unila saat memberi sambutan peresmian gedung Lampung Nahdliyin Center (LNC). Lampost.co/Andre Prasetyo Nugroho


Bandar Lampung (Lampost.co): Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof. Karomani mengatakan bahwa perguruan tinggi negeri berbadan hukum (PTN-BH) merupakan harga mati.

Menurutnya, hanya dengan PTN-BH bisa menaikan derajat nilai kampus dan perguruan tinggi akan maju dengan pesat.

"Kalo tidak PTN-BH agak susah, karena otonominya masih belom maksimal. Tapi kalau PTN-BH samping itu urusan akademik, uruasan non-akademik bisa lebih maju lagi dia," kata Karomani, Senin, 15 Agustus 2022 

Aom sapaan akrabnya, menjelaskan jika sebuah perguruan tinggi sudah mendapatkan PTN-BH, nantinya dapat mengundang investor untuk bekerja sama dengan pihak kampus.

"Bisa mendirikan perusahaan, PT, dan seterusnya kita bisa bekerja sama untuk memperkuat layanan pendidikan," katanya.

Ia menyampaikan ketika sudah menjadi PTN-BH maka nantinya akan beperngaruh juga kepada uang kuliah tunggal (UKT) para mahasiswa.

Karomani mengatakan anggapan masyarakat apabila sebuah universitas atau perguruan tinggi sudah menjadi PTN-BH maka akan menjadi mahal merupakan hal yang salah. "Malah UKT mahasiswa ketika sudah masuk PTM-BH itu bukan makin besar melainkan makin mengecil," tuturnya.

Menurut Karomani hal tersebut dikarenakan telah dibukanya PTN-BH dan telah terbukanya peluang usaha yang begitu luas sehingga menjadi sumber pemasukan lain bagi pihak kampus. Karena nantinya pemasukan kampus tidak hanya dari SPP mahasiswa saja, tetapi ada juga dari hal lain-lain. 

"Hingga nanti porsinya lebih besar sehingga UKT menjadi kecil," pungkasnya.

Adi Sunaryo








Berita Terkait



Komentar