#unila#rektorunila#tender

Rektor Unila Batalkan Tender Pengadaan Barang dan Jasa

( kata)
Rektor Unila Batalkan Tender Pengadaan Barang dan Jasa
Foto Dok.Lampost.co

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Proses penawaran (tender) pengadaan barang/jasa di lingkungan Universitas Lampung tahun anggaran 2020 dibatalkan sesuai dengan Surat Rektor No. 6218/UN26/LK.02.00.01/2020. Surat tertanggal 2 Juli 2020 tersebut ditandatangani Rektor Karomani.

Juru Bicara Rektor Unila Nanang Trenggono mengatakan surat rektor tersebut ditujukan kepada pejabat pembuat komitmen (PPK), ketua Unit Pelaksana Pengadaan Barang/Jasa (UPPBJ), dan pokja pemilihan. Surat tersebut ditembuskan kepada UKPBJ Kemendikbud RI, APIP Kemendikbud RI, dan SPI Universitas Lampung.

"Isi pesan surat tegas menyatakan berdasarkan hasil rapat pimpinan pada 2 Juli 2020, Rektor Universitas Lampung memerintahkan untuk membatalkan seluruh proses tender pembangunan gedung dan seleksi pengawasan gedung di lingkungan Universitas Lampung pada tahun anggaran 2020," kata Nanang, Jumat, 7 Juli 2020.

Adapun alasan pembatalan proses tender dan seleksi pengadaan barang/jasa karena kondisi pandemi Covid-19. Selain itu ada beberapa alasan pembatalan ini.

Pertama, kondisi pandemi Covid-19 telah memengaruhi pendapatan Universitas Lampung. Oleh karena itu, Rektor lebih mengutamakan dana diarahkan untuk memenuhi kesejahteraan/remunerasi sumber daya dosen dan kegiatan kemahasiswaan.

Kedua, Rektor menghendaki ada perubahan paradigma dalam membangun Universitas Lampung sebagai perguruan tinggi, tidak lagi bertumpu pada pembangunan fisik.

Apalagi hasil sidak Rektor terhadap pembangunan fisik yang baru selesai satu tahun lalu sudah mengalami kerusakan. Dengan begitu, Universitas Lampung tidak diperbolehkan mengajukan anggaran baru untuk keperluan gedung tersebut.

Selain itu, ukuran-ukuran kinerja dan pemeringkatan perguruan tinggi bukan pembangunan fisik namun diprioritaskan pada pembangunan akademik.

Ketiga, Rektor mengajak sivitas akademika mencurahkan pikiran serta memberi masukan tentang upaya memperkuat dan meningkatkan aktivitas tridharma perguruan tinggi.

Kemudian, peningkatan kerja sama dengan pemerintah dan dunia industri, pengembangan kampus merdeka, kerja sama dengan universitas internasional. Lalu, pertukaran mahasiswa internasional, pengembangan kinerja dosen, kemajuan kegiatan kemahasiswaan, publikasi dosen dan mahasiswa, pembangunan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), pengembangan webomatriks/greenmatriks Universitas Lampung.

Keempat, Rektor mengharapkan pembangunan fisik infrastruktur dilakukan sesuai dengan kebutuhan yang menunjang pengembangan akademik universitas dan bukan menjadi ajang kepentingan-kepentingan yang bersifat pribadi atau kelompok, tapi bukan untuk kepentingan institusi Universitas Lampung.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar