#reklamasipantai#proyekreklamasi#beritalampung#pesisirlampung

Reklamasi Bermasalah Ajang Pungli Para Preman

( kata)
Reklamasi Bermasalah Ajang Pungli Para Preman
Masuk tempat reklamasi bermasalah ini, harus bayar Rp5 ribu ke preman. (Lampost.co/Febi Herumanika)

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Selain bermasalah dengan hukum reklamasi di pesisir pantai laut Bandar Lampung, kini menjadi ajang praktek pungutan liar (pungli) oleh para preman yang ada di lokasi penimbunan pantai tersebut.

Berawal dari informasi masyarakat, Lampost.co, Jumat (6/7/2018) menelusuri kebenaran adanya pungli di area reklamasi yang tengah diselidiki Kejaksaan Agung tersebut.

Tiba dilokasi yang bersebelahan dengan Bukit Kunyit tersebut, Lampost.co dicegat oleh dua orang pemuda, salah satu dari kedua orang itu meminta pungutan sebesar Rp5 ribu. "Bayar mas kalau mau masuk, lima ribu saja," kata dia.

Masyarakat lain ditemui dilokasi lain membenarkan jika masuk ke dalam area reklamasi yang sempat bermasalah itu diminta biaya, "Ya bayar bang, bayar lima ribu saya. Mereka itu tiap hari negekin orang yang masuk. Padahal tempat wisata bukan, masuk ke pemerintah nggak uangnya, apa coba kalau bukan pungli," kata Wawan (26) ditemui saat akan meninggalkan lokasi.

Febi Herumanika

Berita Terkait

Komentar