#curanmor#kriminal#beritalampung#pencurian

Rekannya Tewas, Wandi Klaim Tak Ikut-ikutan Mencuri Motor

( kata)
Rekannya Tewas, Wandi Klaim Tak Ikut-ikutan Mencuri Motor
Wandi saat berada di IGD RSUD Abdul Moeloek. Foto: Lampost.co/Asrul Septian Malik

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Wandi salah satu pelaku yang dihajar massa atas kasus pencurian sepeda motor (curnanmor) kini telah siuman. Mukanya pun lebam dan ada beberapa bagian yang dijahit. Saat ini ia masih berada di RSUD Abdul Moeloek, kendati kondisinya sudah membaik.

Kepada Lampung Post ia menceritakan kenapa bisa terpergok. Wandi yang memiliki istri dan satu anak ini pun membantah kalau dirinya berprofesi sebagai curanmor. Ia merupakan pekerja bangunan yang bekerja di Karawaci, Tangerang. "Saya ini aslinya kerja bangunan bang di Tangerang. Sudah 2 tahun dan baru 10 hari lah pulang ke rumah. Saya juga dirumah kerja di ladang (kates), pas pulang ke sini," ujarnya, Senin, 2 September 2019.

Awalnya ia diajak teman lamanya Hermansyah untuk membeli baju di Bandar Lampung. Ia pun ikut. Sepanjang perjalanan, Hermansyah lah yang mengemudikan motor. Sesampainya di daerah Panjang,Herman minta bergantian membawa kendaraan.

Kemudian saat ditengah jalan ia pun kaget, lantaran Hermansyah hendak mencuri sepeda motor. "Saya juga enggak tahu kalau dia bawa alat-alat. Saya langsung kaget saya bilang jangan, dia malah mau," katanya.

Berita terkait:

Satu Pencuri Motor yang Dihajar Warga Akhirnya Tewas

Lantas ketika Hermansyah beraksi, ia pun ketakutan. Namun akhirnya ikut melarikan diri.

Di persembunyian sebelum di hadang warga, Wandi pun sempat mengajak Hermansyah untuk menyerahkan diri ke kantor polisi. Namun langsung dibantah oleh Hermansyah. "Herman bilang, enggak usah takut. Kalau mati sama-sama. Saya juga ketakutan," katanya.

Asrul Septian Malik

Berita Terkait

Komentar