#pemkotmetro#beritalampung#metro

Rekanan Proyek di Metro Diminta Bekerja Sesuai Spesifikasi

( kata)
Rekanan Proyek di Metro Diminta Bekerja Sesuai Spesifikasi
Ketua Komisi III DPRD Kota Metro, Subhan. Lampost.co/Bambang Pamungkas


Metro (Lampost.co) -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro meminta kepada rekanan atau konsultan pembangunan untuk bekerja sesuai kontrak pekerjaan.

Ketua Komisi III DPRD Kota Metro, Subhan, mengatakan Pemerintah Kota (Pemkot) dan DPRD Metro bersinergi memantau dan mengevaluasi seluruh kegiatan fisik.

"Dalam pembangunan, bertanggung jawabnya atau tidak itu setelah ada evaluasi," kata Subhan, Jumat, 28 Oktober 2022.

Dia menambahkan, jika kegiatan itu tidak sesuai spesifikasi maka masih tanggung jawab dari rekanan atau pihak ketiga.

Dia menjelaskan, Pemkot boleh meninjau dan mengecek pembangunan.

"Tapi yang paling penting itu, tugasnya pengawas dan konsultan pembangunan. Mestinya tidak akan terjadi kalau diawasi dengan benar. Saya minta dinas terkait menekan konsultan dan rekanan untuk bekerja secara maksimal dan sesuai SOP," ujarnya.

Subhan juga mengimbau kepada kawan-kawan OPD yang dibebani tanggung jawab dan tugas pemerintah harap melaksanakan tugas secara maksimal.

"Untuk mitra atau rekanan harus patuh terhadap UUD jasa konstruksi yang disepakati melalui tanda tangan kontrak. Apabila tidak dijalankan maka akan banyak risikonya," ungkapnya.

Plt Kepala Dinas PUTR Metro, Robby Saputra, mengatakan perbaikan irigasi di Jalan Bungur, Kelurahan Metro, Kecamatan Metro Pusat, menyalahi aturan. "Saya bilang ikuti saja gambar dan spek," kata dia.

Dia menyebut, volume yang terpasang telah sesuai.

"Memang kami butuhkan itu bukan bentuknya, tapi kapasitasnya. Itu diperbaiki untuk lebih besar lagi, bukan cuma kekuatannya saja. Wali Kota minta bongkar dan dibenahi lagi," ungkapnya.

 

Effran Kurniawan








Berita Terkait



Komentar