#Covid-19lampung#BERITALAMSEL

Rejomulyo Belum Lakukan Tindakan Preventif Tangani Warga Terpapar Covid-19

( kata)
Rejomulyo Belum Lakukan Tindakan Preventif Tangani Warga Terpapar Covid-19
Ilustrasi:Medcom.id


Kalianda (Lampost.co) -- Pemerintah Desa Rejomulyo, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, hingga kini belum melakukan tindakan preventif dalam menangani salah satu warga terkonfirmasi Covid-19. Masyarakat was-was virus Covid-19 dapat menyebar di desa setempat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Lampost.co, ada satu kasus warga Desa Rejomulyo yang terpapar virus Covid-19. Satu kasus itu dialami N (26) yang merupakan tenaga kesehatan (nakes) UPTD Puskesmas Bumidaya, Kecamatan Palas.

Ketua BPD Rejomulyo, Sutomo, mengatakan, hingga kini belum ada tindakan preventif yang dilakukan Pemerintah Desa Rejomulyo dalam menyikapi kasus korona tersebut. Seharusnya ada tindakan yang cepat supaya tidak ada penyebaran lebih meluas.

"Seharusnya ada tindakan yang cepat ketika adanya salah satu warga terkomfirmasi Covid-19. Ini akan menjadi kekhawatiran masyarakat akan penyebaran virus korona tersebut," kata dia melalui telepon, Minggu, 23 Mei 2021.

Sutomo berharap pemerintah desa dapat melakukan tindakan yang cepat, seperti penyemprotan disinfektan baik di tiap dusun maupun di lingkungan rumah warga terpapar Covid-19.

"Penyemprotan disinfektan saja belum ada. Harus cepat ditindaklanjuti untuk antisipasi penyebaran virus Covid-19. Kan desa sudah ada anggarannya dalam penanganan Covid-19 ini," ujarnya.

Di sisi lain, Kepala Desa Rejomulyo, Warsito, membenarkan hingga kini pihaknya belum melakukan tindakan preventif dalam menangani pencegahan penyebaran virus Covid-19. Pihaknya baru berencana melakukan penyemprotan pada Selasa, 25 Mei 2021.

"Belum, mas. Rencana kami akan melakukan penyemprotan disinfektan pada Selasa mendatang. Rencananya mau penyemprotan di tiap dusun," kata dia.

Meski demikian, kata Warsito, sebelumnya Pemerintah Desa Rejomulyo telah melakukan upaya pencegahan dengan memberikan bantuan sabun cuci tangan dan hand sanitizer kepada masyarakat.

"Tapi, kami sebelum Lebaran kemarin sudah membagikan sabun dan hand sanitizer kepada masyarakat. Ini merupakan upaya kami dalam mencegah penularan virus Covid-19," ujarnya.

Terpisah, Camat Palas, Rika Wati, mengatakan pihaknya telah memberikan imbauan kepada seluruh desa di Kecamatan Palas untuk dapat cepat dalam menangani kasus korona. Sebab, mata rantai penularan virus Covid-19 harus secepatnya diberantas.

"Nanti kami ingatkan desa supaya segera melakukan tindakan preventif dalam menangani pencegahan penyebaran virus Covid-19. Selain itu, kami minta supaya tetap patuh terhadap protokol kesehatan," kata dia. 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar