#COVID-19#OMICRON

Reihana: Pasien Probable Omicron Sudah Dinyatakan Sembuh

( kata)
Reihana: Pasien <i>Probable</i> Omicron Sudah Dinyatakan Sembuh
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana, saat diwawancarai jurnalis di Mahan Agung, Bandar Lampung, Jumat, 28 Januari 2022. (Foto: Lampost.co/Atika Oktaria)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung mengatakan pasien probable Omicron sudah selesai menjalankan masa isolasi dan sudah dinyatakan sembuh. 

"Alhamdulillah sudah selesai masa isolasi dan dinyatakan sembuh. Tujuan kami menyampaikan ke masyarakat melalui sosial media agar masyarakat lebih berhati-hati serta semakin memperketat prokes," ujar Kepala Dinkes Provinsi Lampung, Reihana, di Mahan Agung, Bandar Lampung, Jumat, 28 Januari 2022. 

Menurutnya, pihaknya tidak bisa memberikan identitas siapa yang dinyatakan oleh kementerian probable Omicron. 

"Kami tidak mau menyebutkan identitas. Kami tidak perlu bahas siapakah dia, dimanakah dia karena dia sudah sembuh," tegas Reihana. 

Baca juga: Mirip Flu Biasa, Begini 5 Indikasi Gejala Varian Omicron

Saat ini pihaknya baru menerima satu surat keputusan dari Menteri Kesehatan mengenai keputusan pasien probable Omicron yang merupakan perempuan berusia 39 tahun. 

"Untuk gejala pasien ini cenderung pegal-pegal, ada sedikit batuk kering, namun tidak ada sesak napas. Meski pasien ada kormobid hipertensi, tapi Alhamdulillah dengan penanganan yang sesuai aturan sudah sembuh," katanya. 

Reihana menjelaskan jika jenis diagnosa kasus positif ada dua. Pertama, yakni probable yang merupakan pasien positif covid-19 namun pemeriksaan dari pada SGTF-nya itu belum pasti. 

"Jadi penjelasan probable itu belum tentu, tapi mengarah," jelasnya. 

Selanjutnya, ada diagnosa konfirmasi yang merupakan pasien tersebut positif untuk covid-19 dan SGTF dan WGS-nya sudah positif Omicron. 

"Diagnosa ada dua jenis berdasarkan SE Menkes yaitu probable dan konfirmasi. Dan di Lampung sesuai informasi dari Menkes, pasiennya probable Omicron," katanya. 

Reihana juga mengimbau, dari kasus tersebut, masyarakat tidak boleh panik. Namun, harus memperketat protokol kesehatan. 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar