#apbd#tulangbawangbarat

Realisasi PAD Tubaba Mencapai 68,34 Persen

( kata)
Realisasi PAD Tubaba Mencapai 68,34 Persen
Sekretaris BPPRD kabupaten Tulangbawang Barat, Ainuddin Salam, saat diwawancarai jurnalis di ruang kerja, Senin, 29 November 2021. Lampost.co/Ahmad Sobirin


Panaragan (lampost.co) -- Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), menjelang akhir tahun di bulan ini mencapai angka 68,34 % dari target PAD tahun anggaran 2021 sebesar Rp20.797.130.000,00. Sedangkan hasil pajak daerah dari target sebesar Rp19.098.500.000,00 per 31 Oktober 2021 baru masuk di angka 67,63 % atau Rp12.917.044.977,15.

Meski demikian, Sekretaris Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) kabupaten setempat, Ainuddin Salam, optimistis hingga akhir tahun anggaran 2021 pada Desember ini, target tersebut dapat terpenuhi minimal di angka 90 %.

"Itu data Oktober 2021, yang bulan ini belum masuk. Dan seperti tahun-tahun sebelumnya, wajib pajak selalu membayarkan pajaknya di akhir tahun. Kami optimistis tahun ini akan tercapai," ujarnya di ruang kerja, Senin, 29 November 2021. 

Dari data BPPRD, perolehan realisasi PAD kabupaten Tubaba per 31 Oktober 2021 yakni Pajak hotel meliputi losmen atau rumah penginapan, pesanggrahan atau rumah kos, realisasi sebesar 230,80 %; Pajak restoran meliputi rumah makan, kantin, katering, dan warung makan realisasi sebesar 60,58 %.

Kemudian, pajak hiburan realisasi 10,36 %, pajak reklame meliputi reklame papan, billboard, videiron dan megatron mencapai 70,17 %, pajak penerangan jalan PLN 90,64 %, pajak parkir 91,45 %, pajak air bawah tanah mencapai 85,41 %.

Baca juga: Dampak Pandemi, PAD Tubaba Diprediksi Terjun Bebas

Sementara itu, pajak bumi dan bangunan perdesaaan mencapai 41,83 %, dan pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) baru terealisasi sebesar 53,72 %.  

Ainuddin menjabarkan, hasil retribusi daerah tahun anggaran 2021 ditargetkan sebesar Rp1.698.630.000,00 hingga 31 Oktober 2021 sudah terealisasi sebesar 76,31 % meliputi retribusi jasa umum dengan target Rp756.130.000,00 terealisasi sebesar 103,48 %.

Selanjutnya, realisasi pajak jasa usaha dari target masuk sebesar Rp342.500.000,00 telah terealisasi sebesar 92,92 dan retribusi perizinan tertentu atau retribusi izin mendirikan bangunan dengan target Rp600.000.000,00 terealisasi sebesar 32,58.

"Kami optimistis hingga akhir tahun ini dapat tercapai lebih dari 90 %. Kami berharap kesadaran masyarakat Tulangbawang Barat untuk memenuhi kewajiban membayar pajak. Sebab pembangunan yang dirasakan ini adalah hasil dari pajak tersebut," kata Ainuddin.

Wandi Barboy






Berita Terkait



Komentar