#rerie#covid-19

Realisasi Komitmen Melindungi Rakyat Dinilai Butuh Konsistensi

( kata)
Realisasi Komitmen Melindungi Rakyat Dinilai Butuh Konsistensi
Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat. Dok


Jakarta (Lampost.co) -- Konsistensi menjadi ujian bagi para pemangku kepentingan dalam mewujudkan komitmen untuk melindungi setiap warga negara. Realisasi sejumlah komitmen sangat dinantikan agar masyarakat dapat kepastian perlindungan dalam kesehariannya. 

"Di tengah maraknya tindak kekerasan seksual dan meningkatnya kasus positif Covid-19 di tanah air, perlu perhatian serius terhadap kelompok rentan yang terdampak sejumlah peristiwa saat ini," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 23 Januari 2022.

Menurut dia, kondisi saat ini sulit bagi masyarakat, mulai dari ancaman tindak kekerasan seksual dan jumlah kasus positif Covid-19 yang meningkat akibat varian Omicron. Hal itu harus dihadapi bersama dengan dampak berbagai perubahan yang terjadi. 

Komitmen pimpinan DPR untuk mempercepat proses legislasi Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS), ujar Rerie, sapaan akrabnya, masih harus terus dikawal untuk memastikannya.

Meski secara lisan pimpinan DPR mengatakan akan mempercepat, namun dalam proses administrasi legislasi RUU TPKS masih terkesan dilakukan seperti biasa. Sehingga tahapan pembahasan lanjutan bersama Pemerintah belum bisa segera dimulai. 

Demikian juga dalam upaya pengendalian Covid-19 di tanah air, ujar Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, para pemangku kepentingan juga menghadapi tantangan dalam hal konsistensi. 

Bila masyarakat dihimbau tidak bepergian ke luar negeri karena lonjakan kasus Covid-19 di sejumlah negara, seharusnya para pemangku kepentingan juga mencegah masuknya orang dari luar negeri ke tanah air. Dengan larangan masuk bagi warga yang di negara asalnya terjadi ledakan kasus Covid-19.

Akibatnya, yang terjadi saat ini tren peningkatan kasus positif Covid-19 di tanah air terus berlanjut. Terjadinya kematian akibat orang yang memiliki komorbid terpapar varian Omicron juga menjadi kabar kurang menggembirakan yang harus segera diatasi.

Kelompok rentan terdampak Covid-19 dan tindak kekerasan seksual, seperti perempuan dan anak, kelompok minoritas, serta warga yang memiliki komorbid, harus segera mendapatkan kepastian perlindungan. 

Menurut dia, konsistensi para pemangku kepentingan merupakan hal yang sangat penting agar komitmen yang dicanangkan sejumlah pihak dapat dilaksanakan sesuai dengan yang direncanakan. 

Dia menilai masyarakat memerlukan perlindungan yang segera dari berbagai dampak peristiwa yang terjadi dewasa ini. "Kewajiban pemangku kepentingan untuk melindungi setiap warga negara adalah komitmen yang mulia, jangan sampai tertunda, apalagi diabaikan karena kepentingan sesaat," kata dia.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar