#lampung#lambar#pamsimas

Realisasi Fisik Pamsimas dari APBN Baru 42%

( kata)
Realisasi Fisik Pamsimas dari APBN Baru 42%
Ilustrasi - Dok Lampost.co

Liwa (Lampost.co) -- Progres pembangunan sarana air bersih program Pamsimas di 16 pekon yang bersumber dari dana APBN TA 2019 Lampung Barat hingga saat ini baru mencapai 42% dari total anggaran Rp4,165 miliar. Sementara realisasi fisik Pamsimas untuk lima pekon yang bersumber dari APBD telah mencapai 90% dari total dana Rp555 juta.

Kabid Fisik Bappeda Lambar, Kodri, mendampingi Kepala Bappeda Okmal, mengatakan selain pelaksanaan pekerjaan fisik, petugas pendamping program Pamsimas juga melaksanakan penjaringan calon pekon sasaran pada 2020. Tahun 2019, kata Kodri, pembangunan Pamsimas dilaksanakan di 21 pekon dengan rincian 16 pekon bersumber dari APBN dan 5 pekon dari APBD.

“Berdasarkan laporan hasil evaluasi konsultan pendamping, progres keuangan dan fisik pelaksanaan program Pamsimas tahun 2019 hingga saat ini masih berjalan,” katanya, Kamis, 14 November 2019.

Dari 21 pekon pelaksana pembangunan Pamsimas itu, untuk lima pekon dari APBD realisasi fisiknya telah mencapai 90%. Sedangkan kegiatan Pamsimas yang bersumber dari APBN untuk 16 pekon realisasi fisiknya baru mencapai 42%.

Ke-16 pekon yang menggunakan APBN itu, antara lain Pekon Gedung Surian progres keuangan baru terlaksana 26,50% dan progres fisik 27,49%. Pekon Hujung progres keuangan 28,03% dan fisik 28,36%. Pekon Mekarjaya progres keuangan 28,52% dan fisik 26,50%.

Kemudian Pekon Muarabaru (Kebuntebu) progres keuangan 31,43% dan fisik 28,03%. Pekon Muarajaya I keuangan 21,98% dan fisik 28,52%. Pekon Puralaksana 30,42% dan fisik 31,43%.

Pekon Puramekar keuangan 26,50% dan fisik 21,98%. Pekon Sedampahindah keuangan 28,03% dan fisik 30,42%.

Pekon Sinarjaya keuangan 29,39% dan 29,39% dan lain sebagainya.

Sedangkan 5 pekon yang menggunakan APBD, yaitu Pekon Bumihantatai progres keuangan 77,14% dan 90,00%. Pekon Sindangpagar keuangan 33,61% dan fisik 96,10%, Pekon Trimulyo keuangan 46,63% dan fisik 90,00%. Pekon Tribudimakmur 100,00%  dan fisik 92,82%. Pekon Tribudisyukur keuangan 78,44% dan fisik 90,00%.

Kodri mengakui secara umum realisasi progres kegiatan fisik program Pamsimas tahun 2019 yang bersumber dari dana APBN masih rendah. Itu  dikarenakan daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) dari pusat baru dapat diproses pada Agustus.

“Kemudian untuk program Pamsimas yang bersumber dari APBD baru dilaksanakan Juni 2019. Karena itu wajarlah jika pencapaian kegiatanya masih rendah,” katanya.

Dia berharap kegiatan itu dapat segera selesai dengan baik sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Muharram Candra Lugina

Berita Terkait

Komentar