#hoaks#buzzer#beritalampung

RDH Hanya Buzzer, Bukan Kreator Konten Hoaks

( kata)
RDH Hanya Buzzer, Bukan Kreator Konten Hoaks
Ilustrasi medsos yang menebar kebencian. (Dok.Lampost.co)

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--RDH (51) ibu rumah tangga yang juga  seorang dokter, warga Tanjungkarang Barat dan menjadi tersangka penyebaran hoaks server KPu diseting 57%, menjalani pemeriksaan.

Dari pemeriksaan sementara, baik RDH maupun EW hanya berperan sebagai buzzer atau meneruskan konten tersebut. Bukan merupakan pihak yang memproduksi atau kreator dari konten hoaks tersebut. RDH sendiri diduga tidak pernah melakukan kroscek informasi yang viral, ia hanya langsung mengeshare saja.

"Untuk kreator merangkap buzzers sudah berhasil diprofiling dan identifikasi. Tinggal menunggu upaya paksa lanjut, ada dua orang yang menjadi DPO," ujar Karopenmas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo, kepada Lampost.co, Selasa (9/4/1019).
Selain itu, RDH sementara diduga tak terlibat dengan jaringan buzzer salah satu pendukung paslon, yang tersistematis layaknya Muslim Cyber Army (MCA). "Mereka hanya aktif di medsos aja," ujarnya.

Sayangnya Brigjen Dedi tak membeberkan secara pasti motif dari RDH mengunggah ujaran kebencian di Facebooknya. 

Asrul Septian Malik

Berita Terkait

Komentar