#raziagabungan#pajakkendaraan#beritalamsel

Razia Gabungan Berhasil Tindak Puluhan Pelanggar

( kata)
Razia Gabungan Berhasil Tindak Puluhan Pelanggar
Tim Gabungan menggelar razia di Jalinsum Wilayah Kecamatan Natar, Lamsel, Selasa (30/7/2019) siang. Foto: Dok

KALIANDA (Lampost.co) -- Razia gabungan terdiri dari Dispenda Provinsi Lampung bersama Satlantas Polres Lamsel dan Jasa Raharja di wilayah Kecamatan Natar berhasil menindak sejumlah pelanggaran, Selasa (30/7/2019) siang.

Kepala Seksi Pendataan dan Penetapan Samsat Kalianda Dicky Novalino, mengatakan dalam razia yang dilakukan di Jalinsum Natar tim gabungan berhasil menindak sejumlah pelangaran antara lain 40 wajib pajak pemilik kendaraan roda dua dan pemilik kendaraan roda empat yang bayar pajak ditempat, tilang manual 12 pengendara, E-Tilang 25 dan surat teguran PKB/BBNKB sebanyak 37.

Sementara itu, kata dia, untuk surat teguran dari pihak Jasa Raharja ada 30 dan langsung bayar di tempat. "Sejumlah pelanggaran berhasil kita amankan bersama rekan - rekan dari Kepolisan dan Jasa Raharja dalam operasi gabungan di Jalinsum wilayah Kecamatan Natar," ujar Dicky Novalino.

Sementara itu, Kabag Operasional  Jasa Raharja Lampung Benyamin Bob Panjaitan mengungkapkan dalan razia itu pihaknya memeriksa kelengkapan kendaraan penumpang diantaranya bus penumpang umum, mikrolet atau angkutan pedesaan. "Kurang lebih berjumlah 30 kendaraan kita periksa dalam razia itu. Tapi, sebagian besar telah membayar kewajibannya yakni membayar pajak kendaraan bermotornya," katanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Lampost.co, dalam razia gabungan itu, pihak Dispenda Provinsi Lampung menghadirkan mobil Pelayanan Samsat Keliling. Bahkan, petugas langsung meminta pengendara melunasi tunggakan PKB yang kendaraannya telat pajak.

Hal ini dikatakan Kepala Seksi Penagihan dan Penerimaan Pajak Samsat Kalianda Zen Smith. Menurut dia, dalam giat tersebut pihaknya menghadirkan mobil Pelayanan Samsat Keliling. "Mobil Pelayanan Samsat Keliling ini sengaja dihadirkan dalam razia, agar para pengendara dapat melunasi tunhgakan PKB yang kendaraannya telat pajak," katanya.

Juwantoro

Berita Terkait

Komentar