#KAI#keretaapi

Rawan Kecelakaan, Perlintasan KA Liar di Natar Akan Dibenahi

( kata)
Rawan Kecelakaan, Perlintasan KA Liar di Natar Akan Dibenahi
Perlintasan kereta api (KA) liar yang ada di Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, menjadi perhatian semua pihak.


Kalianda (Lampost.co) -- Perlintasan kereta api (KA) liar yang ada di Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, menjadi perhatian semua pihak. Pasalnya, lintasan tersebut kerap memakan korban.


Camat Natar, Rendy Eko Supriyanto mengatakan, setidaknya ada tujuh desa yang ada perlintasan liar di Kecamatan Natar. Ia meminta seluruh kades hadir saat rapat dengan Dinas Perhubungan (Dishub), pihak Kereta Api, dan instansi lain dalam waktu dekat ini.

"Posisi perlintasan memang hanya ada beberapa desa tetapi tidak menutup kemungkinan ada warga desa lain yang melintas jadi saya harap semuanya datang saat rapat," kata camat, Senin, 23 Mei 2022.

Mantan Camat Sidomulyo ini menjelaskan, jalurnya memang milik kereta api tetapi wewenang perlintasan aturan regulasinya ada dengan Dinas Perhubungan. Dishub berjanji siap membahas dan mencari solusi bersama persoalan lintasan ini.

"Desa Pemanggilan bisa menjadi contoh, ada petugas khusus yang menjaga dari warga sekitar," katanya.

Harapannya dari hasil musyawarah nanti ada solusi terbaik setidaknya satu tahun ada satu perlintasan yang diselesaikan persolan.

Kades Pemanggilan, Hasbi mengatakan, di desanya disiapkan petugas khusus menjaga lintasan, petugas tersebut diberi upah dalam satu bulan sebesar Rp1,2 juta. "Dia kita gaji Rp1,2 juta tugasnya menjaga dari pagi sampai jam 18.00 WIB," tambahnya.

Ketua Apdesi Kecamatan Natar, Andri Suwaldi mengharuskan semua pihak duduk bersama mengenai persoalan perlintasan kreta ini dengan harapan tidak ada lagi korban ke depannya.

Winarko








Berita Terkait



Komentar