#bantuansosial#bantuansembako#beritalamsel#wargamiskin

Ratusan Warga Palas Terima KKS Perluasan Program Sembako

( kata)
Ratusan Warga Palas Terima KKS Perluasan Program Sembako
Salah satu masyarakat calon penerima bantuan sembako di Kecamatan Palas, Lampung Selatan, saat antre untuk mendapatkan KKS di Kantor Camat Palas, Senin (18/5/2020). lampost.co/Armansyah

Kalianda (Lampost.co): Ratusan masyarakat di Kecamatan Palas, Lampung Selatan, mulai menerima Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) sebagai penerima bantuan sembako penanggulangan dampak pandemi covid-19 di Kantor Aula Camat Palas, Senin, 18 Mei 2020.

Berdasarkan pantauan Lampost.co, ratusan warga dari beberapa desa itu nampak antre untuk mendapatkan KKS tambahan yang dibagikan langsung dari bank. Dimana, kartu itu sebagai perluasaan peserta penerima program dari bantuan sembako pengganti Bantuan Pangan Non-tunai (BPNT).

Kordinator Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kecamatan Palas Sutrisno mengatakan sebanyak 111 warga dari enam desa menjadi peserta tambahan pada program KKS bantuan sembako. Penambahan tersebut sebagai upaya pemerintah dalam penanggulangan dampak covid-19 bagi warga terdampak wabah covid tersebut.

"Iya, ini peserta perluasan atau tambahan. Hari ini baru ada enam desa yang sudah proses, yakni Sukabakti, Bandanhurip, Palasjaya, Pematangbaru, Palasaji, dan Pulautengah. Sedangkan, masih ada 15 desa lagi yang belum diproses. 21 desa di Kecamatan Palas akan ada tambahan. Tapi, kami belum tahu ada berapa total keseluruhan penerima KKS itu," kata dia. 

Menurutnya masyarakat yang mendapatkan KKs Perluasan bantuan sembako itu sifatnya hanya sementara. Artinya peserta tambahan ini tidak selamanya menerima program itu, hanya terhitung sejak April ini hingga Desember 2020 mendatang.

"Nanti setelah kartu itu diterima, para KPM bisa mengambil sembako melalui E-warung, dan relaisasinya nanti berbarengan dengan program sembako pengganti BPNT. Soalnya, memang ini tambahan peserta dari program itu," kata dia. 

Sutrisno mengatakan untuk program ini sama seperti program sembako dan nilai uang dalam kartu itu besarannya juga sama dengan program sembako, yakni sebesar Rp200 ribu. Sebab, KKS ini merupakan perluasan KPM selama pandemi covid-19.

"Bantuan yang bakal diterima Keluarga Penerima Manfaat (KPM) ini bentuknya sembako, bukan uang tunai. Banyaknya sembako yang diterima sesuai dengan nilai uang yang ada dalam KKS itu," katanya.

Sementara itu, Camat Palas Rika Wati mengatakan pihaknya berharap kepada masyarakat yang menerima KKS perluasan program sembako itu dapat bermanfaat ditengah pandemi Covid-19. 

"Ini merupakan kepedulian Pemerintah terhadap masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. Untuk itu, kami berharap manfaatkan bantuan ini sebaik-baiknya ditengah pandemi Covid-19," kata dia.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar