#MetroTV-Lampung#Keracunan-Masal#Mesuji

Ratusan Warga di Mesuji Keracunan Nasi saat Hajatan

( kata)

Mesuji (Lampost.co) – Korban keracunan massal di Kabupaten Mesuji  bertambah menjadi 221 orang.  Kepala Puskesmas Buko Poso, Hendri AZ, kepada Lampost.co mengatakan dari 221 korban keracunan, saat ini hanya 10 orang yang masih dirawat di puskesmas.

"Kronologisnya ada yang berobat di bidan kami dengan keluhan mual, jarak berapa lama datang lagi dengan keluhan yang sama, hingga sampai puluhan orang  mengalami hal yang sama. Hingga Minggu  8 Maret 2020 jam 00.00 WIB ada 67 orang pasien yang diduga keracunan makanan," jelas Hendri.

Berita Terkait: 97 Warga Keracunan Massal di Mesuji

Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa. Pihak puskesmas sendiri mengaku tidak memiliki kewenangan untuk menyimpulkan penyebab dari kejadian ini.

"Sample sudah kita ambil dua macam, makanan dan muntahan korban dan di kirim ke BPOM, Minggu 8 Maret 2020 pukul 23.00 WIB. Tindaklanjutnya, Senin, 9 Maret 2020, BPOM, Dinas Kesehatan, Polsek Way Serdang datang untuk lakukan investigasi ke rumah pemilik hajat yang membagikan makanan," terangnya. 

Dugaan keracunan makanan timbul karena semua korban sebelumnya menyantap hidangan yang hajatan yang dibagikan salah seorang warga Kecamatan Way Serdang,  Mesuji.

Bambang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar