#beritalampung#beritalampungterkini#liwaexpo#umkm#pameran

Ratusan UMKM dan Puluhan Stand Ramaikan Liwa Expo

( kata)
Ratusan UMKM dan Puluhan Stand Ramaikan Liwa Expo
Bupati Lambar Parosil Mabsus didampingi Wabup Mad Hasnurin saat membuka Liwa Expo 2022, Sabtu malam, 24 September 2022. Dok


Liwa (Lampost.co) -- Jumlah Usaha kecil menengah (UKM) yang meramaikan Liwa Expo berjumlah 101 dan 30 stand lainnya. Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menggelar Liwa Expo sebagai salah satu rangkaian peringatan HUT ke-31 Lampung Barat.

Pesona opening ceremony Liwa Expo yang berlangsung 24—29 September di kawasan Sekuting terpadu itu dibuka Bupati Parosil Mabsus dengan ditandai pengguntingan pita, pemukulan berdah, dan pesta kembang api, Sabtu malam, 24 September 2022.

Baca juga: Pasar Murah di Bandar Lampung Digelar Tiap Minggu

Ke-30 stand yang mengikuti kegiatan itu terdiri organisasi lingkungan pemkab (OPD dan kecamatan), organisasi vertikal,  organisasi wanita, BUMN,  BUMD, dan UMKM se-Lambar.

Parosil berharap kegiatan Liwa Expo ini mampu mengimplementasikan gerakan UMKM yang selama ini terus  digelorakan Pemkab melalui semboyan Kami bela izinnya, kita beli produknya itu bisa mendorong kemajuan ekonomi. “Kami sangat berharap Liwa expo ini mampu membangkitkan roda perekonomian masyarakat dan semangat pelaku UMKM agar ekonomi Lambar maju sehingga bisa bersaing dengan daerah yang  sudah lebih maju,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Parosil juga turut mempromosikan produk UMKM. Salah satunya ia tampak mengenakan peci berbahan dari kulit pelepah pisang yang diproduksi masyarakat Suoh.

Kemudian menikmati minuman kaskara yang berbahan baku dari kulit kopi merah yang diproduksi masyarakat di stand Kecamatan Gedungsurian.

Sementara itu, Kepala Dinas PMPTSP Daman Nasir, selaku pelaksana Liwa Expo, menyampaikan kegiatan merupakan ajang akses dan pengembangan kapasitas pelaku usaha di Lambar, pengembangan pemasaran digital, dan promosi produk unggulan UKM. Kegiatan dalam Liwa Expo, antara lain pembekalan dari BRI untuk meningkatkan kapasitas BUMDes, pengenalan pasar digital dan transaksi online, dan uji klinik produk pangan sehat dan izin edar produk.

Kemudian pameran potensi unggulan kecamatan, bazar UMKM berpotensi. Sampai saat ini ada 101 UMKM lokal yang mengikuti Liwa expo dan ini masih akan bertambah lagi.

“Pada penutupan nanti, BPOM Lampung juga akan memberikan tentang bagaimana cara mendapatkan sertifikat pengolahan pangan yang baik kepada beberapa UKM,” ujarnya.

Muharram Candra Lugina








Berita Terkait



Komentar