#budidaya#talasbeneng

Ratusan Petani di Tanjungbintang Tanam Perdana Talas Beneng

( kata)
Ratusan Petani di Tanjungbintang Tanam Perdana Talas Beneng
Kelompok Tani dan Gapoktan Lamsel Launching Perdana Penanaman Talas Beneng di Kecamatan Tanjung Bintang. Febi Herumanika / Lampost.co


Kalianda (Lampost.co) -- Ratusan petani di Kecamatan Tanjungbintang, Kabupaten Lampung Selatan, yang tergabung dalam kelompok tani dan Gapoktan melaksanakan tanam perdana tanaman talas beneng. 

Camat Tanjungbintang Hendri Hatta mengatakan tanaman talas beneng ini merupakan peluang bagi kelompok tani, gapoktan, dan seluruh masyarakat yang ada di kecamatan setempat.

Baca juga: Warga Tubaba Kenalkan Tanaman Talas Beneng ke Generasi Milenial

"Ini namanya peluang dan rezeki di tengah pandemi, mengingat perekonomian saat ini drop karena wabah korona. Tapi berlahan pandemi mulai berkurang makanya saya selalu mengingatkan jangan lalai protokol kesehatan (proses)," kata Hendri, Jumat, 9 April 2021. 

Menurutnya budidaya tanaman talas beneng merupakan peluang, mengingat penjualan talas beneng akan diekspor hingga ke tiga negara. 

"Mudah-mudahan peluang ini bisa meningkatkan perekonomian desa kita. Talas beneng ini akan menjadikan perekonomian lebihan maju lagi," ujarnya.

Kepala Desa Budi Lestar, Dasman menuturkan secara keseluruhan yang sudah siap untuk di tanam talas beneng jumlahnya ada sekitar 60 hektare. Lokasi tersebut tidak hanya di Desa Budi Lestari, melainkan tersebar di kecamatan desa sekitar. 

"Untuk di Tanjungbintang yang sudah siap 25 hektare, ditambah Merbaumataram dan di sekitar desa ini totalnya 60 hektare lahan siap di tanami talas beneng," jelasnya.

Dasman mengakui rencana awal bukan soal talas beneng melainkan soal tanaman shorgum, tetap ada yang mencanangkan budidaya talas beneng. Setelah ada sosialisasi akhirnya ia dan warga lain tertarik melakukan tanaman perdana talas beneng.

"Saya terimakasih sekali atas kehadiran para ahli di bidang pertanian hari ini. Mereka akan menjelaskan dan secara rinci bagi kelompok tani dan gapoktan yang belum jelas silakan bertanya apa bila kurang paham soal talas beneng ini," tambah Dasman.

Ketua Umum Apdesi Lamsel Herri Putra yang hadir dalam acara tersebut mengatakan, salah satu penggerak perekonomian desa, kabupaten bahkan provinsi merupakan pertanian untuk itu inisiatif dan ide-ide bagus seperti ini harus dipelajari dan dikembangkan diharapkan nantinya petani sejahtera dan makmur dari tanaman yang dilaunching hari ini. 

"Saya selalu mengimbau kepada semua kades untuk terus menggiatkan perekonomian desa dengan melakukan cocok tanam berupa tanaman talas beneng, shorgum dan masih banyak lainya. Dengan kita mengajak masyarakat untuk lebih kreatif  bertani kedepannya desa akan maju, kabupaten pun akan ikut bangga dengan desa-desa di Lamsel," katanya.

Winarko







Berita Terkait



Komentar