#pemudik#korona

Ratusan Pemudik Tiba di Lampung Diminta Karantina Mandiri

( kata)
Ratusan Pemudik Tiba di Lampung Diminta Karantina Mandiri
Salah satu warga Desa Sukapura, Kecamatan Sragi, Lampung Selatan, saat menjalani penyemprotan di dalam room sreening di depan kantor desa setempat, Minggu (29/3/2020). Dok

Kalianda (Lampost.co) – Ratusan pemudik dari Pulau Jawa mulai berdatangan ke wilayah Kecamatan Palas dan Sragi, Lampung Selatan, Minggu, 29 Maret 2020. Pemudik yang baru tiba di kampung halaman diharapkan dapat menjalani karantina mandiri selama 14 Hari.

Hal tersebut diungkapkan Kepala UPTD Puskesmas Rawat Jalan (PRJ) Kecamatan Palas, Roseli saat dihubungi Lampost.co melalui sambungan telepon, Minggu, 29 Maret 2020.

Menurutnya, masyarakat yang baru saja pulang dari luar daerah, terutama daerah Pulau Jawa agar segera melapor ke aparat desa setempat.

"Memang ada peningkatan jumlah warga yang datang datang dari dari luar. Untuk itu, kami imbau kepada masyarakat yang baru pulang mudik untuk pro aktif melaporkan diri ke aparat desa masing-masing. Ini untuk dapat didata dalam pencegahan penyebaran virus Covid-19," kata dia.

Pihaknya akan terus memantau para pemudik yang tiba di Lampung Selatan itu.  "Kita belum tahu pemudik yang baru pulang itu membawa virus Covid-19 atau tidak. Maka dari itu, pemudik agar menjalani karangtina secara mandiri selama 14 hari. Dimana, selama itu harus dipantau kesehatannya apa mengalami gejala Covid-19 atau tidak," kata dia.

Sementara itu, Kepala Desa Bangunan, Isnaini mengatakan setidaknya ada 38 pemudik yang baru pulang kampung halaman. Mereka baru saja pulang dari Jakarta, Bekasi, Tangerang, Malaysia dan Jepang. "Kami sudah himbau kepada masyarakat yang baru pulang agar bisa mengisolasikan diri selama 14 hari. Kita lebih baik mencegah, dari pada mengobati," kata dia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Lampost.co, setidaknya ada 234 orang diketahui baru pulang kampung. Rinciannya dari Desa Sukamulya sebanyak 28 orang, Palaspasemah 8 orang, Tanjungsari 6, Bumirestu 31 orang, Pulautengah 3 orang, Mekarmulya 92 orang, Tanjungjaya 28 orang dan Bangunan 38 orang.

Sementara itu, di Desa Sukapura, Kecamatan Sragi, Lampung Selatan, dikabarkan jumlah pemudik yang baru pulang dari Pulau Jawa sebanyak 137 pemudik. Dimana, mereka berasal dari Jakarta, Tangerang, Serang, Bandung, Jawa Timur dan Jawa Tengah serta 1 orang TKI dari Taiwan.

"Bagi pemudik yang baru saja datang, kami langsung arahkan untuk melakukan sterilisasi di room sreening. Kemudian, mereka kami imbau agar dapat karantina secara mandiri dirumah masing-masing selama 14 hari. Jika ada keluhan gejala batuk, pilek, demam atau sesak mafas, maka segera lapor ke petugas kesehatan," kata Pjs Kepala Desa Sukapura, Ahmad Jahri.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar