#pemilu2024#pilpres2024

Ratusan NIK Dicatut 30 Parpol

( kata)
Ratusan NIK Dicatut 30 Parpol
Partai politik. Ilustrasi


Jakarta (Lampost.co) -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyebut puluhan partai politik (parpol) dilaporkan mencatut nama dan nomor induk kependudukan (NIK) masyarakat maupun penyelenggara pemilu sebagai kader. 

Tercatat hingga 23 Agustus 2022 ada 282 orang dengan 121 diantaranya berdasarkan laporan masyarakat. Hal itu diketahui saat mengawasi jalannya tahapan verifikasi administrasi parpol peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 selama sebulan.

"Berdasarkan penelusuran yang dilakukan Bawaslu, terdapat 30 parpol yang dilaporkan mencantumkan nama dan/atau NIK di Sipol (sistem informasi parpol) sebagai anggota atau pengurus parpol," ujar anggota Bawaslu Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Totok Hariyono, dikutip dari Medcom.id, Senin, 29 Agustus 2022.

Sementara, 121 laporan masyarakat mengaku nama dan nomor induk kependudukan (NIK) dicatut parpol diketahui memeriksa identitasnya di laman https://infopemilu.kpu.go.id/Pemilu/Cari_nik. 

Berangkat dari data yang dilaporkan, Bawaslu melakukan penelusuran nama dan NIK. Hasilnya terdapat NIK yang tercantum di lebih dari satu parpol. 

Selain itu, terdapat NIK yang tercantum lebih dari satu kali dalam satu parpol dan terdapat NIK dengan nama yang berbeda antara nama yang dilaporkan dengan nama yang tercantum laman Komisi Pemilihan Umum (KPU).  

"Bawaslu menyarankan KPU untuk menghapus nama dan NIK yang bersangkutan melalui surat imbauan Nomor 306/PM.00.00/K1/08/2022 tanggal 23 Agustus 2022," ujar dia.

Selain kepada KPU, Bawaslu juga mengimbau partai yang menggunakan nama dan NIK untuk memperbaiki data keanggotaan maupun kepengurusannya. Sebab, data yang tidak sesuai akan mempengaruhi proses verifikasi administrasi.

Sebelumnya, KPU mencatat 40 parpol resmi mendaftar sebagai calon peserta Pemilu 2024 hingga batas waktu penutupan, Minggu, 14 Agustus 2022, pukul 23.59 WIB. Dari daftar tersebut, 24 parpol berkas pendaftaran dinyatakan lengkap. Sedangkan 16 parpol lainnya dinyatakan tidak lengkap.

Daftar 24 Parpol yang berkasnya dinyatakan lengkap yakni:

PDI Perjuangan (PDIP)

Partai Keadilan dan Persatuan (PKP)

Partai Keadilan Sejahtera (PKS)

Partai Persatuan Indonesia (Perindo)

Partai NasDem

Partai Bulan Bintang (PBB)

Partai Kebangkitan Nusantara (PKN)

Partai Garuda

Partai Demokrat

Partai Gelora

Partai Hanura

Partai Gerindra

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)

Partai Golongan Karya (Golkar)

Partai Amanat Nasional (PAN)

Partai Persatuan Pembangunan (PPP)

Partai Solidaritas Indonesia (PSI)

Partai Buruh

Partai Ummat

Partai Republik

Partai Rakyat Adil Makmur (Prima)

Partai Republiku Indonesia

Parsindo

Partai Republik Satu

Selanjutnya, 16 parpol yang berkasnya dinyatakan tidak lengkap:

Partai Reformasi

Partai Negeri Daulat Indonesia (Pandai)

Partai Demokrasi Rakyat Indonesia (PDRI)

Partai Kedaulatan Rakyat

Partai Berkarya

Partai Indonesia Bangkit Bersatu

Partai Pelita

Partai Kongres

Partai Karya Republik (Pakar)

Partai Bhineka Indonesia

Partai Pandu Bangsa

Partai Perkasa

Partai Masyumi

Partai Damai Kasih Bangsa

Partai Pemersatu Bangsa

Partai Kedaulatan

Effran Kurniawan








Berita Terkait



Komentar