#Lampung#Gunungsugih#PAUD

Ratusan Guru PAUD di Lamteng Akan Dikuliahkan

( kata)
Ratusan Guru PAUD di Lamteng Akan Dikuliahkan
Bupati Loekman, Bunda PAUD Lamteng Ny.Ellya Lusiana menyaksikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Lamteng Jumali menandatangani MoU dengan 10 PAUD.

GUNUNG SUGIH (Lampost.co) -- Mulai tahun depan, sebanyak 301 guru PAUD dari setiap kampung se-Lampung Tengah akan mulai difasilitasi agar bisa menempuh pendidikan sarjana (S-I).

Hal ini disampaikan Bupati Loekman yang didampingi Bunda PAUD Ellya Lusiana Loekman usai menyaksikan penandatanganan MoU antara Dinas Ketahanan Pangan dengan 10 PAUD di 10 kecamatan.

Menurut Loekman, guna mendorong percepatan pembangunan manusia di Lamteng, Pemkab memprioritaskan pembangunan bidang pendidikan. Sebab, kualitas pendidikan yang baik diharapkan mampu menghasilkan peserta didik yang baik pula. Langkah meningkatkan kualitas guru pada lembaga PAUD yang ada di Lamteng merupakan bagian dari upaya meningkatkan mutu pendidikan.

"Secara bertahap ditingkatkan. Mulai tahun depan dari setiap kampung ada satu guru PAUD yang akan dibiayai untuk menempuh pendidikan sarjana (S-I)," kata Loekman.

Bupati Loekman menyebutkan, program kuliah bagi guru PAUD secara teknis akan dilaksanakan melalui aparatur kampung, mulai dari seleksi guru PAUD yang bisa difasilitasi terlebih dahulu, hingga teknis pembiayaan bagi guru tersebut.

"Nantinya seleksi dan lain sebagainya ditentukan oleh pemerintah kampung. Intinya untuk tahap awal satu guru dari setiap kampung. Kita lihat hasil evaluasi program itu, baru bisa menetukan tahap berikutnya," jelasnya.

Disaksikan Bupati dan Bunda PAUD, Dinas Ketahanan Pangan menandatangani MoU bersama 10 PAUD di Kecamatan Anak Tuha, Kalirejo, Bekri, Bumiratu Nuban, Pubian, Terbanggibesar, Seputih Agung dan Padangratu. MoU tersebut berkaitan dengan pemberian makanan tambahan bagi ratusan anak sekola-PAUD selama dua bulan ke depan.

Wahyu Pamungkas



Berita Terkait



Komentar