#PMK#Lampung

Ratusan Ekor Sapi di Palas-Sragi Diberi Vaksin PMK Booster

( kata)
Ratusan Ekor Sapi di Palas-Sragi Diberi Vaksin PMK Booster
Petugas UPTD Puskeswan Kecamatan Palas-Sragi, Lampung Selatan, saat menyuntikkan vaksin booster PMK di Desa Pulaujaya, Rabu Agustus 2022. Lampost.co/ Armansyah


Kalianda (Lampost.co)-- Ratusan ekor ternak sapi milik warga Desa Pulaujaya, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, mulai diberi vaksin booster tahap dua penyakit mulut dan kuku (PMK). Vaksinasi tahap kedua itu untuk menekan penyebaran kasus PMK.

Plt. Kepala UPTD Puskeswan Kecamatan Palas-Sragi, Wartono diwakili Kasubag Tata Usaha, Joko Guswanto mengatakan pihaknya telah melakukan vaksinasi terhadap ratusan ekor ternak sapi di dua Kecamatan, yakni Palas dan Sargi. Setidaknya ada 385 ekor ternak sapi sudah di beri vaksin booster PMK.

"Jadi, kemarin ada 185 ekor ternak sapi kami beri vaksin booster di Desa Pulaujaya, Kecamatan Palas. Dan, hari ini sudah ada 200 ekor ternak sapi diberi vaksin booster di Kecamatan Sragi," kata dia, Rabu 3 Agustus 2022.

Dia mengatakan hingga saat ini setidaknya ada 481 ekor ternak sapi di Kecamatan Palas dan Sragi belum menerima vaksin tahap kedua. Sebab, ke-481 ekor tersebut sudah menerima vaksin PMK tahap pertama pada akhir Juli kemarin.

Baca Juga : Vaksin PMK di Bandar Lampung untuk Hewan di Peternakan

"Jumlah vaksin saat ini kan masih terbatas, jadi untuk yang belum mendapatkan vaksinasi PMK, kami minta untuk menunggu dari Kabupaten. Saat ini pemberian vaksin diprioritaskan untuk desa berbatasan dengan daerah yang terkena wabah PMK," kata dia.

Dia mengaku pemberian vaksin PMK tersebut diberikan kepada ternak sapi yang memiliki syarat utama, yakni sehat. Kemudian, diberikan kepada ternak sapi yang berusia lebih dari 3 bulan dan tidak sedang mengandung.

"Syaratnya hewan yang akan dilakukan vaksinasi ya harus sehat, karena ini vaksinasi untuk menghindari menyebarkan wabah PMK ke ternak yang lain. Kalau ada ternak sapi yang sedang sakit dan mengandung sudah pasti tidak bisa menerima vaksin PMK. Pada dasarnya, sapi yang mengandung bisa saja diberi vaksin, tapi dikhawatirkan mempengaruhi kandungan sapi tersebut," kata dia. 

Dian Wahyu K






Berita Terkait



Komentar