#desa#digital#internet#lampungpost

Ratusan BTS akan Dibangun di Lampung

( kata)
Ratusan BTS akan Dibangun di Lampung
Dirjen IKP Kemenkominfo RI, Usman Kansong saat menjadi narasumber dalam webinar bertema "Membangun Desa di Era Digital" persembahan Lampung Post, Selasa, 22 Maret 2022. Dok. Tangkapan layar


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI menyatakan siap mendorong pemerataan akses internet di Provinsi Lampung. 


Direktur Jenderal (Dirjen) Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kemenkominfo RI, Usman Kansong mengatakan, pihaknya akan membangun 129 Base Transceiver Station (BTS) sinyal 4G di Bumi Ruwa Jurai. 

“Rencana pembangunan ini sudah direncanakan sejak Desember 2021. Sebelumnya pemerintah juga berhasil melakukan pembangunan BTS di sejumlah tempat di Provinsi Lampung,” kata Usman dalam webinar bertema "Membangun Desa di Era Digital" persembahan Lampung Post, Selasa, 22 Maret 2022. 

Baca: Pemerataan Akses Internet Desa di Lampung Jadi PR Bersama

 

Ratusan BTS itu akan disebar sejumlah kabupaten/kota, yakni Bandar Lampung sebanyak empat unit, Metro (1), Lampung Barat (15), Lampung Selatan (6), Lampung Tengah (4), Lampung Timur (12), Lampung Utara (12), Pesawaran (2), Pesisir Barat (40), Tanggamus (31), Tulangbawang (1), dan Way Kanan (1). 

Sedangkan jumlah BTS yang sudah on air alias aktif saat ini mencapai 321 unit. Dengan perincian, Bandar Lampung (5), Lampung Barat (51), Lampung Selatan (18), Lampung Tengah (12), Lampung Timur (79), Lampung Utara (20), Mesuji (17), Metro (1), Pesawaran (14), Pesisir Barat (40), Pringsewu (8), Tanggamus (23), Tulangbawang (27), Tulangbawang Barat (2) dan Way Kanan (4). 

“Upaya membangun desa di era digital terdiri dari tiga basis, pertama berbasis teknologi, informasi, dan komunikasi (TIK). Yakni meliputi sistem pemerintahan dan pelayanan masyarakat,” kata dia. 

Kemudian, berbasis data. Menurutnya, pengembangan dan perbaikan layanan harus berdasarkan data dari aplikasi atau laman yang digunakan. Dan yang ketika, berbasis kesinambungan untuk membangun potensi desa berupa akses yang merata serta pelayanan publik yang inklusif. 

“Faktor utama menciptakan desa digital ada dua unsur, yakni infrastuktur telekomunikasi dan akses telekominukasi di daeraj yang terdepan, tertinggal, dan terluar dengan sumber daya manusia (SDM) yang memiliki literasi digital, termasuk untuk masyarakat desa sehingga para aparat harus paham digital,” papar dia. 

Adapun program pengembangan SDM digital oleh Kemenkominfo di antaranya adalah gerakan nasional literasi digital guna menumbuhkan budaya digital di masyarakat. 

“Kita harus terus meningkatkan mutu di desa dengan mengutamakan program SDM digital yang memang saat ini sedang digalakan Kemenkominfo,” tutup dia.

Webinar juga menghadirkan para pembicara Sekretaris Jenderal Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT) Taufik Madjid, Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim, Direktur Utama (Dirut) PT. Masa Kini Mandiri (Lampung Post), dan Pemimpin Redaksi Lampung Post Iskandar Zulkarnain.
'
Selain itu, hadir pula Ketua Komisi Informasi Lampung Ahmad Alwi Siregar, Rektor Universitas Lampung (Unila) Karomani, dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) dan Transmigrasi Provinsi Lampung Zaidirina. Acara dipandu Kepala Divisi (Kadiv) Pemberitaan Lampung Post Sri Agustina. 

Sobih AW Adnan








Berita Terkait



Komentar