#RapidTest#KPPS

Ratusan Anggota KPPS di Lamsel Dinyatakan Reaktif usai Jalani Rapid Test 

( kata)
Ratusan Anggota KPPS di Lamsel Dinyatakan Reaktif usai Jalani <i>Rapid Test</i> 
Anggota KPPS pada Pilkada Lampung Selatan (Lamsel) 2020 sedang melakukan rapid test/Lampost.co/Armansyah


Kalianda (Lampost.co): Ratusan anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) pada Pilkada Lampung Selatan (Lamsel) 2020 dinyatakan reaktif setelah menjalani pemeriksaan rapid test pertama.

Ketua KPU Lamsel Ansurasta Razak mengatakan, hingga hari ke lima setidaknya ada sekitar 9.000 anggota KPPS yang telah menjalani pemeriksaan rapid test. 

"Data update hingga di hari ke lima pelaksanaan rapid test sudah ada sekitar 456 KPPS yang dinyatakan reaktif. Tapi, ini baru rapid pertama dan nanti bagi yang reaktif akan kita rapid test yang kedua," kata dia, Rabu, 2 Desember 2020. 

Ansurasta menjelaskan, bagi anggota KPPS yang dinyatakan reaktif kembali setelah menjalani pemeriksaan rapid test kedua, maka pihaknya akan mengganti dengan calon KPPS lainnya. 

"Insyaallah, pada tanggal 4 atau 5 Desember 2020 sudah rampung dan kami akan segera menggantinya dengan calon KPPS yang sudah kami persiapkan," ujar Ansurasta.

Bagi KPPS yang dinyatakan reaktif setelah dua kali menjalani rapid test, kata dia, orang-orang tersebut akan ditindaklanjuti dengan swab test oleh Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Lamsel.

"Setelah ditindaklanjuti Tim Satgas Penanganan maka bukan menjadi wewenang kami lagi. Artinya, wewenang kami hanya sebatas di pemeriksaan rapid test saja," kata dia. 

Sementara itu, Komisioner KPU Lamsel Mislamudin justru enggan berkomentar terkait jumlah KPPS yang dinyatakan reaktif. Dia beralasan KPU Lamsel khawatir akan berdampak dengan jumlah tingkat kehadiran pemilih untuk datang ke TPS.

"Memang ada yang reaktif dan cukup banyak. Tapi, kalau kami beberkan semua yang reaktif, kami khawatir masyarakat nantinya was-was dan cemas mau datang ke TPS," kata dia. 

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar