#Hukum#Kasus-Hoaks#Ratna-Sarumpaet

Ratna Sarumpaet Bebas

( kata)
Ratna Sarumpaet Bebas
Terdakwa kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet menjalani sidang perdana di PN Jakarta Selatan, Jakarta. Foto: MI/Bary Fathahilah

Jakarta (Lampost.co) -- Terpidana penyebar hoaks Ratna Sarumpaet bebas dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas II A Pondok Bambu, Jakarta Timur. Dia dilepas lebih cepat.

"Pembebasan ini diberikan setelah permohonan pembebasan bersayarat (PB) Ibu Ratna diterima dan dikabulkan," kata kuasa hukum Ratna, Desmihardi, di Jakarta, Kamis, 26 Desember 2019.

Menurut dia, Ratna juga mendapatkan remisi Idulfitri dan 17 Agustus dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly. Masa hukumannya pun dipotong selama sembilan bulan.

"Sehingga dari total dua tahun hukuman penjara, Ibu Ratna menjalani masa hukuman selama lebih kurang 15 bulan," kata Desmihardi.

Ratna, kata dia, akan menghabiskan waktunya dengan keluarga setelah keluar penjara per hari ini. Dia belum tahu kapan Ratna kembali aktif menulis sebagai aktivis.

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memvonis Ratna Sarumpaet dua tahun penjara, Kamis, 11 Juli 2019. Ratna terbukti bersalah dalam kasus berita bohong soal penganiayaan dirinya.

Dalam amar putusan, Ratna terbukti bersalah melanggar Pasal 14 ayat (1) Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946. Kebohongan yang dilakukan Ratna dinilai menimbulkan keonaran.

Vonis dua tahun penjara ini lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yang meminta majelis hakim menghukum Ratna enam tahun penjara. Masa hukuman Ratna dihitung dengan dikurangi masa tahanan yang sudah dijalani sejak Jumat, 5 Oktober 2018.

Abdul Gafur



Berita Terkait



Komentar