koronawabahkoronacoronavirus

Rasio Tracing Covid-19 di Jakarta Meningkat Capai 1:8

( kata)
Rasio Tracing Covid-19 di Jakarta Meningkat Capai 1:8
Ilustrasi: Medcom.id


Jakarta (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masih merekrut tenaga profesional untuk pelacakan (tracing) kasus infeksi virus korona (covid-19). Perekrutan untuk meningkatkan rasio tracing orang yang diduga terpapar covid-19.

 

"Saat ini alhamdulillah kita sudah berhasil sampai (rasio) 1:8," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Jakarta Utara, Rabu, 4 November 2020.

Menurut dia, kondisi ini mengartikan dalam satu kasus covid-19, ada delapan orang yang berinteraksi dekat dengan pasien terdeteksi. Saat ini, 40 persen klaster covid-19 berasal dari lingkungan keluarga.

Anies menyebut Pemprov DKI akan memantau perkembangan kasus covid-19 pascaliburan panjang akhir Oktober 2020. Ia berharap tak ada lonjakan kasus.

Di sisi lain, Anies menjelaskan pendaftaran petugas tracing bersifat sukarela dan inisiatif sendiri. Namun, orang yang diseleksi mesti memiliki keahlian khusus di bidang kesehatan.

Para tenaga profesional bakal dikontrak hingga Desember 2020 sesuai tahun anggaran Pemprov DKI. Namun, tidak menutup kemungkinan kontrak mereka diperpanjang.

“Kita lihat perkembangan ke depan, tentu mengikuti kondisi pandeminya,” tutur mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu, Selasa, 3 November 2020.

Winarko







Berita Terkait



Komentar