#PENDIDIKAN#BERITABANDARLAMPUNG

Radio G5 Jadi Alternatif Pembelajaran Jarak Jauh

( kata)
Radio G5 Jadi Alternatif Pembelajaran Jarak Jauh
Kadisdikbud Sulpakar dan Kepala SMAN 5 Bandar Lampung Hayati Nufus sedang siaran di radio G5, Kamis, 15 April 2021. (Foto:Lampost.co/Umar Robani)


Bandar Lampung (lampost.co) -- Kepala Disdikbud Lampung Sulpakar memberikan apresiasi kepada Radio Gema SMAN 5 atau radio G5 Bandar Lampung. Menurutnya, penggunaan radio bagi pembelajaran jarak jauh itu adalah sebuah alternatif terobosan yang dilakukan sekolah.

Ia mengatakan, radio yang mengudara pada frekuensi 107,9 fm itu efektif untuk melaksanakan pembelajaran jarak jauh. Sebab, pada siaran radio terdapat komunikasi yang lebih interaktif.

Menurutnya, sekolah juga bisa menjadikan radio G5 untuk menyampaikan informasi seputar pendidikan. Sehingga masyarakat umum juga merasakan manfaatnya.

"Kreasi seperti ini yang kami harapkan muncul dari kepala sekolah, guru yang mendorong keterampilan siswa," ujarnya, Kamis, 15 April 2021.

Sementara itu Kepala SMAN 5 Bandar Lampung Hayati Nufus menuturkan, Radio G5 memiliki frekuensi sejauh dua kilometer. Namun, radio komunitas itu bisa diakses secara streaming jika siswa berada di luar jangkauan.

Ia menjelaskan, Radio G5 adalah salah satu ekstrakurikuler di sekolah itu. Saat ini beberapa alumnusnya sukses menjadi penyiar radio atau mc.

Nufus menyatakan siswa yang memiliki kecenderungan dan minat di dunia broadcasting pun menjadi tersalurkan. Dengan begitu, siswa mampu mengembangkan kemampuan dan keterampilannya.

"Beberapa alumnus radio G5 ini sudah banyak yang menjadi penyiar radio atau mc profesional," katanya.

 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar