#pemkotbandarlampung#beritalampung#bandarlampung

QRIS Menyulap Pasar Tamin Jadi Lebih Modern

( kata)
QRIS Menyulap Pasar Tamin Jadi Lebih Modern
Pasar Induk Tamin, Tanjungkarang Pusat, menjadikan pasar tradisional percontohan penerapan SIAP QRIS untuk alat pembayaran. Lampost.co/Zainudin


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Kota Bandar Lampung mengubah Pasar Induk Tamin, Tanjungkarang Pusat, menjadi lebih modern. Hal itu dengan menjadikan pasar tersebut sebagai percontohan penerapan SIAP QRIS untuk alat pembayaran.

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, mengatakan penggunaan QRIS sebagai alat pembayaran membuat transaksi menjadi lebih mudah. Selain itu, transaksi juga menjadi lebih cepat dengan hanya memindai menggunakan QRIS di ponsel.

Baca juga: Meningkat 205%, Pengguna QRIS di Lampung Capai 215 Ribu Pedagang

Penerapan itu merupakan yang pertama kali di pasar tradisional. Sebelumnya, penggunaan QRIS sebagai alat pembayaran diterapkan di tempat-tempat bisnis modern.

"Bukan hanya pedagang, tapi di kafe-kafe dan tempat belanja lain," ujarnya, Rabu, 29 Desember 2021.

Menurutnya, SIAP QRIS diterapkan di 60 persen lokasi bisnis di Bandar Lampung. Pihaknya akan mensosialisasikan kepada yang lain untuk mewujudkan Smartcity di Kota Tapis Berseri.

Kepala Kantor BI Perwakilan Lampung, Budiharto Setyawan, menjelaskan QRIS membuat masyarakat bisa membayar berbagai uang elektronik maupun transfer bank. Teknologi itu bekerja sama dengan sejumlah bank besar seperti BRI, Bank Mandiri, BCA, BNI, Bank Permata, dan BSI.

"QRIS ini terhubung juga dari gopay, shoopepay, dana, linkaja, ovo. Jadi pakai apa saja bisa," terangnya.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar