PWNUAlquran

PWNU Rilis Alquran dalam Terjemahan Bahasa Lampung

( kata)
PWNU Rilis Alquran dalam Terjemahan Bahasa Lampung
Ilustrasi. Dok. MI


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Lampung Prof Muhammad Mukri mengapresiasi atas adanya ide penerjemahan Alquran berbahasa Lampung. Menurutnya, hal tersebut dapat menjaga budaya Lampung agar tak terkikis zaman.

"Terjemah Alquran ke Bahasa Lampung ini akan menjadi sebuah karya dan warisan abadi yang bisa diwariskan kepada generasi penerus," katanya, Selasa, 8 Desember 2020.

Menurutnya, Alquran merupakan kitab suci yang paling logis dan mampu mengikuti perkembangan zaman, ditambah seiring perkembangan dunia yang semakin modern. "Saat ini Alquran pun senantiasa selalu beradaptasi dengan kandungan isinya yang  juga semakin modern. Sehingga dengan penerjemahan ini diharapkan dapat menjadi kebanggan kita akan islam dan budaya Lampung," katanya.

Hal ini menjadikan masyarakat Lampung khususnya yang memiliki garis keturunan Lampung bisa berbangga, sebab Alquran dalam terjemahan Bahasa Lampung ini merupakan langkah pertama kali dalam sejarah.

Ketua Tim Penyusun Alquran terjemahan Bahasa Lampung H Malik Ghazali mengatakan bahwa tidak mudah mengalihbahasakan Alquran ke Bahasa Lampung. Untuk memastikan diksi atau kata yang digunakan sesuai atau tepat, pihaknya melibatkan para tokoh adat, ulama, akademisi dan ahli bahasa Lampung.

“Dalam bahasa Lampung ada dialek A dan O. Kita menggunakan bahasa Lampung dialek A melalui kajian dengan banyak pihak,” jelas Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung tersebut.

Adapun untuk proses penyusunan Alquran ini sendiri sudah dimulai sejak 2019 dengan anggaran dana dari APBD Kabupaten Pringsewu sebesar Rp1,2 Miliar. "Awalnya ditargetkan terjemah Alquran ini akan rampung pada 2020. Namun kondisi pandemi Covid-19 yang melanda mengakibatkan tertundanya tahapan-tahapan penyusunan," jelasnya.

Langkah dalam penerjemahan, tambah dia, memang hal yang sulit karena harus benar-benar memperhatikan makna yang tepat saat mengubah bahasanya. Sehingga setiap kata dalam bahasa membawa ruh dan memiliki pengucapan yang berbeda-beda.

"Saya harapkan proses penterjemahan zero kesalahan,” ujar dia.

Alquran terjemahan Bahasa Lampung ini nantinya akan menjadi yang pertama di Provinsi Lampung dan berasal dari kabupaten Pringsewu.

Winarko







Berita Terkait



Komentar