#wartawan#kekerasanjurnalis

PWI Lampung Dorong Jurnalis Korban Intimidasi Lapor Polisi

( kata)
PWI Lampung Dorong Jurnalis Korban Intimidasi Lapor Polisi
Sejumlah orang yang diduga preman mengintimidasi jurnalis Metro TV Lampung di kantor ULP di Komplek Pemkab Lampung Barat, Selasa, 4 Mei 2021 -- Dok


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung mendorong jurnalis Metro TV Lampung yang bertugas di Kabupaten Lampung Barat, Yehezkiel Ngantung, untuk segera lapor ke polres setempat terkait intimidasi yang dilakukan sekelompok orang saat menjalankan tugas jurnalistiknya.

"Kami menunggu laporan dari jurnalis Eki, apakah akan diproses secara hukum. Tetapi PWI Lampung mendorong agar segera melaporkan ke pihak berwajib," kata Ketua PWI Lampung, Supriyadi Alfian, Rabu, 5 Mei 2021.

Ia melanjutkan, apapun bentuknya menghalangi kerja jurnalistik itu adalah suatu hal yang tidak ditoleril. Namun saat ini pihaknya masih menunggu kabar selanjutnya dari yang bersangkutan.

"Nanti kalau sudah ada bukti laporannya baru kami bisa komentar lagi. Jangan nanti ujung-ujungnya damai, kami sudah bersuara," katanya.

Terpisah, jurnalis Metro TV Lampung yang diintimidasi, Yehezkiel Ngantung mengatakan saat ini sedang proses laporan di Polres Lampung Barat.

"Ia ini lagi proses laporan di Polres Lampung Barat, nanti kalau sudah ada bukti laporan saya kabarin lagi," katanya.

Sebelumnya, Jurnalis Metro TV Lampung yang bertugas di Kabupaten Lampung Barat, Yehezkiel Ngantung, diintimidasi sekelompok preman. Peristiwa terjadi saat Eki, sapaan Yehezkiel, meliput kericuhan di halaman kantor Unit Layanan Pengadaan (ULP) Barang dan Jasa di Kompleks Pemerintah Kabupaten Lambar, Selasa, 4 Mei 2021.

Winarko







Berita Terkait



Komentar