#persidangan#gugatan#great

Putuskan Kerja Sama Sepihak, Great Digugat Rp4 Miliar

( kata)
Putuskan Kerja Sama Sepihak, Great Digugat Rp4 Miliar
Suasana persidangan Great yang digugat kliennya Nining Rogo. (Lampost.co/Febi Herumanika)

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Gugatan terhadap perusahan air minum dalam kemasan PT Trijaya Tirta Dharma (Great) yang dilakukan mitranya Nining Rogo digelar di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Senin (21/1/2019). Dalam sidang tersebut, Abdul Wahid Nurohman selaku general manager Great dihadirkan.

Dalam keterangannya, Abdul Wahid mengatakan beberapa tahun silam sebelum pemutusan kontrak dengan pihak Nining Rogo, perusahaan sempat mengeluarkan adendum dengan seluruh mitra (distributor).

"Adendum dilakukan untuk seluruh distributor, untuk perluasan wilayah atas kesepakatan dari Nining Rogo untuk mengaver penjualan," kata dia.

Dia mengatakan pada awal kerja sama semua berjalan lancar. Namun, pada 2015 distributor Nining Rogo tidak lancar lagi. "Sari Rogo sudah tidak bagus lagi, jadi diberikan wilayah penjualan lebih luas lagi," katanya.

Namun, Abdul ini terlihat kebingungan saat Irwan (penasihat hukum Nining Rogo) mempertanyakan apakah saksi Abdul Wahid selaku general manager Great tidak tahu jika ada sales Great yang lain masuk ke wilayah (Nining Rogo) sehingga penjualan di wilayah yang dikuasai Nining Rogo macet. "Tidak tahu," jawab Abdul Wahid pada persidangan.

Menurut Irwan, dalam perjanjian kerja sama tidak diperbolehkan ada penjualan produk yang sama dalam wilayah distributor perusahan Great. Namun, kenyataan yang terjadi ada persaingan yang tidak sehat dalam penjualan produk di wilayah kliennya itu.

Atas dasar itu, mitra Great yakni Nining Rogo melayangkan gugatan dengan Nomor Register Perkara Perdata 178/P dt.G/2018 tertanggal 2 Oktober 2018, terhadap perusahan air minum dalam kemasan PT Trijaya Tirta Dharma (Great) sebesar Rp4 miliar, ke Pengadilan Negeri Kelas 1A Tanjungkarang.

Irwan mengatakan kliennya (Nining Rogo) melakukan gugatan lantaran menilai Great melakukan perbuatan melawan hukum, karena Great mengeluarkan surat yang tidak pernah ada dalam surat perjanjian dengan kliennya sehingga membuat gerak langkah dari distributornya sendiri terhambat.

Febi Herumanika*

Berita Terkait

Komentar