donaldtrumpamerika

Putra Donald Trump Nilai Partai Republik Tak Bertarung Keras

( kata)
Putra Donald Trump Nilai Partai Republik Tak Bertarung Keras
Presiden AS Donald Trump tertinggal dalam penghitungan suara. Foto: AFP


Washington (Lampost.co) -- Putra tertua Donald Trump yakni Donald Trump Jr, mengkritik Partai Republik yang kurang bertarung cukup keras dalam Pemilu Presiden Amerika Serikat (Pilpres AS) tahun ini.
 
Kritikan utamanya ditujukan oleh Trump Jr kepada kader Partai Republik yang akan mempersiapkan diri untuk maju ke pemilu 2024.
 
“Kurangnya total tindakan dari hampir semua 'calon GOP 2024' cukup luar biasa,” kata Trump Jr dalam sebuah tweet, seperti dikutip CNN, Jumat 6 November 2020.

 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

  • Happy
  • Inspire
  • Confuse
  • Sad


“Mereka memiliki platform yang sempurna untuk menunjukkan bahwa mereka bersedia dan mampu bertarung tetapi mereka akan meringkuk di hadapan massa media,” jelasnya.
 
Dan segera, beberapa dari Partai Republik yang telah disebut sebagai calon presiden langsung membalas tweet itu. Salah satunya dari mantan Duta Besar AS untuk PBB Nikki Haley.
 
Haley menulis:
 
“Kita semua berhutang budi pada @realDonaldTrump atas kepemimpinannya dalam kemenangan konservatif untuk Senat, DPR, & badan legislatif negara bagian. Dia dan rakyat Amerika berhak atas transparansi & keadilan saat suara dihitung. Hukum harus ditaati. Kita harus menjaga keyakinan bahwa kebenaran akan menang,” sebut Haley.
 
Dukungan juga diutarakan oleh Senator Arkansas Tom Cotton yang menegaskan pertarungan belum usai dan meminta untuk mendukung beberapa nama yang tengah melawan Partai Demokrat.
 
Tetapi kedua kandidat itu tidak membahas sama sekali penghentian proses penghitungan. Padahal Trump meminta agar semua negara bagian menghentikan penghitungan suara atas tuduhan kecurangan.
 

Medcom







Berita Terkait



Komentar