vaksinrabies

Puskeswan Palas-Sragi Dapat Jatah 150 Vaksin Rabies

( kata)
Puskeswan Palas-Sragi Dapat Jatah 150 Vaksin Rabies
Petugas Puskeswan Kecamatan Palas-Sragi, Lampung Selatan, saat melakukan penyuntikan hewan penular rabies (HPR) di Desa Baliagung, Kecamatan Palas, Rabu (26/8/2020). Armansyah

KALIANDA (Lampost.co) -- UPTD Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Kecamatan Palas-Sragi,  Lampung Selatan, hanya mendapatkan kuota vaksinasi hewan penular rabies (HPR) sebanyak 150 vaksin selama bulan bakti rabies tahun ini. Hal ini dikarenakan dampak dari pandemi virus Covid-19. 

Hal tersebut diungkapkan, Kepala UPTD Puskeswan Kecamatan Palas-Sragi, Iwan Ismunanto saat dihubungi Lampost.co, Rabu, 26 Agustus 2020. Dia mengatakan tahun ini pihaknya hanya mendapatkan jatah sebanyak 150 vaksin. Pemberian vaksin rabies itu bertujuan untuk mencegah penyebaran virus rabies. 

"Tahun ini cuma dikasih jatah sebanyak 150 vaksin. Hal ini dikarenakan dampak dari pandemi virus Covid-19. Jadi, kita hanya 150 ekor HPR yang diberi vaksin rabies," kata dia.

Dia mengatakan pada bulan bakti rabies ini pihaknya hanya menyuntik vaksin rabies untuk 150 HPR, yakni Anjing 145 ekor dan Kucing 5 ekor. HPR tersebut hanya diberikan di Desa Baliagung, Kecamatan Palas. 

"Vaksin Rabies ini hanya kita fokus di Desa Baliagung. Itupun tidak bisa diberikan semua kepada HPR. Sedangkan, populasi Anjing dan Kucing di Desa Baliagung terdapat 164 ekor, yakni Anjing 156 ekor dan Kucing 8 ekor," kata dia. 

Sementara itu, Kasubag Tata Usaha, Pusat Keseharan Hewan Kecamatan Palas – Sragi, Wartono mengatakan meski Bulan Bakti Rabies jatuh pada September mendatang, namun di dua kecamatan itu pelakasanaan penyuntikan vaksin dipercepat pada akhir Agustus.

"Penguntikan HPR ini sudah selesai kita laksanakan. Yang jelas, ada penguragan tahun ini, tahun-tahun sebelumnya dua kecamatan ini mendapat kuota sekitar 400 ekor. Tahun ini hanya sekitar 150 ekor. Mungkin ini disebabkan ada pandemi Covid-19 saat ini, ada pengalihan anggaran," kata dia.

Winarko



Berita Terkait



Komentar