#demamberdarah#dbd#beritalamsel#kesehatan

Puskesmas Sidomulyo Lakukan Fogging di Wilayah Endemis DBD

( kata)
Puskesmas Sidomulyo Lakukan Fogging di Wilayah Endemis DBD
Petugas melakukan pengasapan di wilayah endemis DBD. Lampost.co/Perdhana Wibisono

Kalianda (Lampost.co): Petugas Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo melakukan pengasapan atau fogging ke daerah-daerah endemis penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD). Sebanyak delapan kasus penyakit DBD terjadi selama Januari 2020 di Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan.

Warga yang terserang penyakit yang disebarkan melalui nyamuk aedes aegypti itu di Desa Sidodadi sebanyak 1 kasus, Seloretno (1 kasus), Budidaya (1 kasus), dan Sidorejo (5 kasus).

"Untuk tekan penyebaran penyakit DBD semua tempat tinggal warga yang terserang hingga 100 meter yang merupakan wilayah endemis sudah dilakukan fogging atau pengasapan," ujar Kepala Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo Rocky Sihombing, Rabu, 22 Januari 2020.

Dia mengatakan semua rumah warga yang terjangkit termasuk daerah endemis sudah di fogging.

"Sudah dilakukan fogging semua, termasuk satu sekolahan," kata dia.

Kedepan, upaya penekanan penyebaran penyakit DBD akan diberikan penyuluhan mengenai gerakan serentak bersih lingkungan untuk memutus mata rantai.

"Kalau fogging hanya membunuh nyamuk dewasa," kata dia.

Menurutnya dengan gerakan serentak bersih lingkungan merupakan upaya yang paling efektif mencegah terjadinya penyebaran penyakit DBD yang kerap muncul di musim penghujan.

"Pola hidup bersih dan sehat dengan bersih lingkungan merupakan upaya pencegahan paling efektif," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sidorejo Tomi Yulianto mengatakan dalam waktu dekat akan melakukan gerakan serentak masyarakat bersih lingkungan sekitar.

"Sudah dikoordinasikan dengan Kadus dan RT tinggal nunggu waktu pelaksanaannya," kata dia.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar