malapraktikmelepuh

Puskesmas Satelit Bantah Lakukan Malapraktik

( kata)
Puskesmas Satelit Bantah Lakukan Malapraktik
Kepala Tata Usaha Puskesmas Rawat Inap Satelit Heriyansyah (baju merah)


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Manajemen Puskesmas Rawat Inap Satelit Bandar Lampung, membantah terkait dugaan malapraktik terhadap pasien bernama Rudi Yulianto yang sekujur tubuhnya melepuh usai menjalani pengobatan.

Kepala Tata Usaha Puskesmas Rawat Inap Satelit, Heriyansyah menjelaskan, tindakan dari manajemen puskesmas terhadap pasien atas nama Rudi Yulianto sudah sesuai prosedur.

Baca juga: Tubuh Warga Kedamaian Melepuh Usai Berobat di Puskesmas

"Tindakan dari menajemen Puskesmas sudah memeriksa semua, mulai dari rekam medis kami lihat semua," ujarnya saat ditemui di Puskesmas Rawat Inap Satelit, Jumat, 6 Maret 2020.

Heriyansyah mengklaim, sebenarnya permasalahannya tidak ada kesalahan tindakan yang diberikan kepada pasien. Menurutnya, pasien tersebut sudah meminun obat untuk menyembuhkan bintik merah yang ada di tubuh pasien. 

"Jadi kalau dia alergi obat kami tidak tahu obat yang mana dan apa penyebabnya? Apakah karena obat sebelumnya atau obat salah satu yang dimakan, karena bukan disuntik," kata dia.

Dia mengungkapkan, pihaknya juga sebelumnya sempat menanyakan apakah pasien ini ada alergi obat dan pasien tersebut mengatakan tidak ada alergi obat. Sehingga pihaknya memberikan obat parasetamol. 

"Tidak tahunya obat parasetamol itu membuat merah-merah hingga bengkak. Jadi kami tidak tahu, hanya indikasi dari dia. Pasein ini juga ada epilepsi. Jadi alasan perawat dan dokter untuk merekomendasikan kenapa diberikan obat itu," tandasnya.

Winarko







Berita Terkait



Komentar