#COVID-19LAMPUNG#BANDARLAMPUNG

Pusat Perbelanjaan Perketat Penerapan Prokes Menjelang Lebaran

( kata)
Pusat Perbelanjaan Perketat Penerapan Prokes Menjelang Lebaran
Pusat perbelanjaan di Bandar Lampung -- Moch Djatmiko - MTVL


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pusat Perbelanjaan Chandra Supermarket & Dept. Store Lampung memperketat penerapan protokol kesehatan (prokes) bagi para pengunjung, untuk mengantisipasi kerumunan yang berpotensi terjadi di lingkungan pusat perbelanjaan. Pengetatan itu dilakukan mengingat tingginya daya beli masyarakat terhadap kebutuhan sandang dan pangan mendekati Hari Raya Idulfitri 1442 H.

Koordinator Marketing Kreatif Chandra Supermarket Dept. Store Lampung, Mona Wijaya, mengatakan beberapa upaya dilakukan dalam memperketat pengawasan terhadap penerapan protokol kesehatan di pusat perbelanjaan ini. Salah satunya dengan membatasi pengunjung yang hendak masuk. 

"Kami tetap menerapkan protokol kesehatan, kami memperketat beberapa hal sebagai antisipasi. Anak-anak tidak kami perbolehkan berada di Supermarket," kata Mona, saat diwawancarai Lampost.co, di ruang VIP, Chandra Supermarket Dept. Store, pada Rabu, 5 Mei 2021.

Dia mengatakan, sebelum memasuki pusat perbelanjaan, para pengunjung diwajibkan untuk menggunakan masker, mengecek suhu tubuh dan mencuci tangan. Kemudian, pihak pengelola telah menugaskan beberapa personil keamanan disetiap pintu masuk, loket kasir serta beberapa titik lainnya. Untuk memastikan para pengunjung agar selalu menjaga jarak.

"Tim Gugus Covid-19 yang berada dilokasi melakukan pengawasan setiap satu jam sekali, agar penerapan prokes dipastikan selalu terjaga. Seperti penggunaan masker dengan benar dan penerapan jaga jarak," ujarnya.

Mona mengatakan, tersedia pengeras suara di setiap pintu masuk juga di setiap lantai, mulai dari lantai dasar hingga lantai tiga di pusat perbelanjaan ini. Melalui pengeras suara itu, petugas mengimbau kepada pengunjung untuk selalu memperhatikan protokol kesehatan. Hal itu dilakukan secara terus menerus selama jam operasional supermarket.

 "Setiap troli (keranjang belanja) yang telah digunakan sebelumnya, petugas akan mensterilkan terlebih dahulu. Sehingga peralihan penggunaan setiap keranjang belanja dari konsumen A ke konsumen B terjamin kebersihannya," kata dia.

Mona mengungkapkan adanya penambahan jumlah petugas, baik petugas keamanan maupun petugas pelayanan. Hal itu dilakukan guna efisiensi waktu dalam proses pelayanan berbelanja, juga sebagai bentuk keamanan dalam mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Pihaknya berharap melalui pengetatan ini, masyarakat lebih sadar untuk menjaga diri sendiri dan juga menjaga orang lain di kondisi pandemi Covid-19. 

"Sebelum berbelanja untuk kebutuhan Lebaran, agar membuat daftar belanja terlebih dahulu dan tidak membawa seluruh anggota keluarga untuk berbelanja," katanya. 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar