#pencurian#kriminal#beritalampung

Pura-pura Beri Bantuan, Pemuda Lampura Kuras Barang Seorang Karyawan

( kata)
Pura-pura Beri Bantuan, Pemuda Lampura Kuras Barang Seorang Karyawan
Seorang pemuda asal Desa Baturaja, Kecamatan Sungkai Utara, Lampung Utara (Lampura), inisial HES (30), ditangkap Satreskrim Polres Way Kanan, sekitar pukul 07.15 WIB, Selasa, 15 Juni 2021. Dok


Way Kanan (Lampost.co) -- Seorang pemuda asal Desa Baturaja, Kecamatan Sungkai Utara, Lampung Utara (Lampura), inisial HES (30), ditangkap Satreskrim Polres Way Kanan, sekitar pukul 07.15 WIB, Selasa, 15 Juni 2021.

Pria tersebut tersangkut kasus pencurian yang dilakukan bersama tiga rekannya di Kampung Serupa Indah, Kecamatan Pakuan Ratu, Kabupaten Way Kanan, Selasa, 21 Juli 2020, pukul14.30 WIB.

Perbuatan itu dilancarkan komplotan tersebut dengan berpura-pura memberi bantuan kepada korban yang tengah mengalami kehabisan bensin motor. 

Kawanan tersebut awalnya membantu korban mendapatkan bahan bakar. Namun, saat motor terisi bensin, motor milik Erna Wati, karyawan PT. Budi Lampung Sejahtera (BLS) itu langsung dilarikan. Tak hanya motor, pelaku juga menguras barang berharga wanita tersebut berupa dua unit ponsel korban. 

Kasat reskrim Polres Way Kanan, Iptu Des Herison Syafutra, mengatakan tindakan itu dilakukan pelaku saat korban dalam perjalanan dari areal perkebunan menuju mess PT. BLS. Namun, motor korban di tengah jalan kehabisan bahan bakar, sehingga harus didorong.

Kemudian, pelaku bersama tiga rekannya datang dan berpura pura menolong korban. Namun, setelah bensin motor terisi, pelaku langsung pergi membawa motor korban bersama satu unit ponsel Xiaomi 4A warna abu-abu dan satu unit ponsel Oppo A3S yang berada di dalam bagasi motor.  

"Akibatnya, korban Erna Wati mengalami kerugian hingga Rp8 juta," kata Herison, Jumat, 18 Juni 2021.

Dalam kasus itu, petugas telah meringkus pelaku Feri Fadli (23). Sementara, tersangka HES baru dibekuk saat di rumah dan hendak menuju ke tempat kerjanya, Selasa, 15 Juni 2021 lalu.

Dalam kasus tersebut, barang bukti berupa motor korban, dua unit ponsel, satu unit motor tersangka, dan sebilah senjata tajam telah dikirimkan ke jaksa dalam perkara Feri Fadli.

"Tersangka dikenai Pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan hukuman pidana penjara maksimal lima tahun," ungkapnya.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar