pkor

Pungli Parkir PKOR Wayhalim Resahkan Pengunjung

( kata)
Pungli Parkir PKOR Wayhalim Resahkan Pengunjung
karcis parkir di kawasan PKOR Wayhalim

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Masyarakat Bandar Lampung yang hendak mengunjungi kawasan Pusat Kegiatan Olahraga (PKOR) Wayhalim, diresahkan dengan ulah sejumlah oknum parkir liar.

Masyarakat yang datang ke beberapa tempat di areal PKOR, seperti arena skatepark, pasar seni, dan tempat lainnya kerap dipaksa membayar uang parkir kendaraan ketika berada di titik-titik tertentu. Para oknum tersebut meminta biaya parkir hingga Rp5.000 dengan dalih keamanan dan kebersihan. Namun tidak jelas, apakah hal tersebut sudah mendapatkan izin pengelola PKOR Way Halim, masuk ke retribusi atau tidak.

Alhasil, masyarakat yang hendak bersantai menikmati fasiltas olahraga, bermain olahraga ekstrem, atau sekedar berfoto, merasa resah dengan keberadaan mereka.

"Aaya kemarin, 26 April 2020, mau main di skatepark, disamperin abang-abang untuk bayar parkir, dikasih karcis tapi enggak ada keterangan, atau nominal, saya juga diminta langsung," ujar Arnold Siswa kelas XII SMK, kepada lampost.co, Senin, 27 April 2020.

Ia menilai, jika parkir dengan nominal yang besar, kemudian langsung dibayar, dan tidak ada juga kepastian keamanan soal kendaraan, serta barang lainnya. Membuat anak muda jadi enggan memanfaatkan fasilitas di PKOR.

"Jadinya males bang. Kalau resmi, terus tarifnya pas ya enggak papa, atau pas lagi ada tanding Badak Lampung misalnya ya enggak papa," katanya.

Indrawati, warga Bandar Lampung lainnya menuturkan hal yang sama. Ia beberapa kali dimintai biaya parkir yang tek jelas, asal usulnya, seperti di area pasar seni, lokasi saung-saung pekerja seni berwarna warni, yang memang instagramable.

"Kan banyak yang main ke rumah warna-warni, parkir motor tiba-tiba diminta bayar, jadi kadang bikin males bukan cuma di sini aja, di tempat lain juga (area PKOR). Mereka kayak keliling gitu, kita minta ditertibkan supaya warga bisa nyaman kalau ke PKOR," paparnya.

Winarko



Berita Terkait



Komentar