#internasional#beritainternasional

Puluhan Warga Palestina Halau Serangan Pemukim Israel

( kata)
Puluhan Warga Palestina Halau Serangan Pemukim Israel
Bendera Palestina berkibar di kota Beita dekat Nablus, Tepi Barat. (AFP)


Nablus (Lampost.co) -- Puluhan warga Palestina dari kota Burqa di utara Nablus, Tepi Barat, berhasil menghalau serangan sekelompok pemukim Israel pada Selasa malam, 23 November. Selain itu, mereka juga mengusir para pemukim untuk pergi dari lokasi.

Ghassan Daghlas, seorang tokoh Palestina yang memonitor aktivitas pemukim Israel di Tepi Barat, mengonfirmasi warga menyadari adanya aktivitas mencurigakan pada malam hari. Setelah diselidiki, ternyata sekelompok pemukim Israel berusaha menginvasi area dekat Nablus.

"Pasukan Israel juga mencoba menginvasi desa setelah terjadinya penyerbuan sekelompok pemukim. Mereka menembakkan gas air mata dan granat kejut ke arah warga Palestina," ucap Daghlas, dilansir dari imemc, Rabu, 24 November 2021.

Baca juga: Baku Tembak di Yerussalem Tewaskan Satu Warga Palestina dan Israel

Serangan serupa terjadi di jalan raya Nablus-Jenin, saat sekelompok pemukim Israel melemparkan batu ke arah mobil-mobil milik warga Palestina. Pasukan Israel juga dikabarkan mencoba memasuki area Sielet ath-Thaher di selatan kota Jenin, yang kemudian memicu terjadinya unjuk rasa. 

Seperti di dekat Nablus, prajurit Israel juga dilaporkan menembakkan gas air mata dan granat kejut ke arah warga Palestina. 

Selama ini, sekelompok pemukim Israel mencoba memasuki area yang dihuni masyarakat Palestina di Tepi Barat. Salah satu tujuan mereka adalah mendirikan kembali koloni Homesh yang sudah dibubarkan pada 2005.

Koloni Homesh dibangun di atas tanah milik Palestina. Kondisi serupa juga terjadi di wilayah Palestina lainnya, termasuk Sielet ath-Thaher dan al-Fandaqumiya. 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar