#pembangunan#perbaikanjalan#jalanrusak#beritalamsel

Puluhan Tahun Dikeluhkan, Jalan Alternatif Kualasekampung-Bandaragung Diperbaiki

( kata)
Puluhan Tahun Dikeluhkan, Jalan Alternatif Kualasekampung-Bandaragung Diperbaiki
Pembangunan jalan penghubung Desa Kualasekampung-Bandaragung. Lampost.co/Armansyah

KALIANDA (Lampost.co) -- Setelah puluhan lama menjadi keluhan masyarakat, kerusakan jalan alternatif penghubung Desa Kualasekampung–Desa Bandaragung, Kecamatan Sragi, mulai diperbaiki. Perbaikan jalan alternatif tersebut menelan anggaran sebesar Rp2,2 miliar melalui APBD Lamsel 2019.

Salah satu warga Desa Bandaragung, Numi Chandra mengatakan masyarakat setempat bersyukur jalan alternatif penghubung Desa Kualasekampung - Bandaragung mulai diperbaiki. Dimana, perbaikan itu baru dikerjakan sejak enam hari terakhir. "Alhamdulillah, jalan alternatif yang selama ini dikeluhkan masyarakat sudah mulai diperbaiki. Namun, masyarakat kecewa bila perbaikan itu tidak menyentuh secara menyeluruh," kata dia, Kamis, 17 Oktober 2019.

Hal senada diungkapkan, Kepala Desa Kualasekampung, Budi Warkoyo saat ditemui dilokasi perbaikan jalan alternatif tersebut. Dia mengaku meski belum diperbaiki secara keseluruhan, namun perbaikan itu setidaknya dapat mengurangi kerusakan jalan yang selama ini dikeluhkan masyarakat. "Harapan kami dengan adanya perbaikan jalan ini bisa meningkatkan mobilisasi pertanian masyarakat. Ya, setidaknya jalan ini bisa menambah kelancaran mobilsasi pertanian dan perikanan masyarakat. Kami juga mengharapkan pihak rekanan agar tidak asal-asalan," kata dia. 

Sementara itu, Kepala Tukang Proyek Pembangunan Jalan Alternatif itu, Dakim mengaku pihaknya dipercaya oleh pihak rekanan memperbaiki jalan alternatif tersebut sepanjang 1.230 meter. Dimana, jalan alternatif itu ditingkatkan menjadi hotmix dan rigit beton. 

"Kontruksi yang kami perbaiki ini ada dua, yakni peningkatan jalan hotmix sepanjang 650 meter tepat dipemukiman warga dan Rigit Beton sepanjang 480 meter di tanggul," kata dia. 

Dakim mengaku kontraktor yang memenangkan tander proyek itu yakni dimenangkan oleh CV Tri Putri dengan nilai anggarannya sebesar Rp2,2 miliar. Dimana, proyek itu dengan nomor kontrak 27/KTR/PJJ-BM.I/APBD/DPUR-LS/2019. "Yang punya proyek ini namanya Pak Dadan orang Way Kuyung, Kalianda. Baru berapa hari ini kontraknya keluar. Saat ini masih fokus di bagian yang akan dirigit beton," kata dia. 

Armansyah

Berita Terkait

Komentar