#pilkada#pemilu#politik#beritalamsel

Puluhan Ribu Pemilih di Palas Masuk DPSHP

( kata)
Puluhan Ribu Pemilih di Palas Masuk DPSHP
Ketua PPK Palas, Lampung Selatan, I Ketut Purne saat menyerahkan salinan berita acara penetapan daftar pemilih sementara hasil perbaikan (DPSHP) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Lamsel 2020 di Kantor Sekretariat PPK setempat, Jumat (9/10/2020).


Kalianda (Lampost.co): Puluhan ribuan daftar pemilih di Kecamatan Palas, Lampung Selatan, ditetapkan sebagai daftar pemilih sementara hasil perbaikan (DPSHP) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Lamsel 2020. Jumlah tersebut tersebar di 113 tempat pemilihan suara (TPS) se-Kecamatan Palas. 

Hal tersebut diketahui saat PPK Palas menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi daftar pemilih hasil pemutakhiran di Kantor Sekretariat PPK Palas, Jumat, 9 Oktober 2020. Rapat pleno tersebut dihadiri langsung Panwaslu Kecamatan Palas, Perwakilan Partai Politik dan PPS se-Kecamatan Palas. 

Ketua PPK Palas, I Ketut Purne mengatakan pihaknya telah menetapkan DPSHP Pilkada Lamsel 2020 di Kecamatan Palas sebanyak 42.332 pemilih dengan rincian laki-laki 21.413 pemilih dan perempuan 20.919 pemilih.

"Dibandingkan jumlah DPS sebanyak 42.360 pemilih, jumlah DPSHP ini ada penurunan sebanyak 28 pemilih. Penurunan ini setelah dilakukan perbaikan terhadap data pemilih di DPS," kata dia.

Dia mengatakan berdasarkan hasil perbaikan dan pencermatan terhadap DPS, pihaknya menemukan pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS) sebanyak 135 pemilih dan pemilih baru sebanyak 107 pemilih. 

"Untuk TMS ini ada beberapa kategori, yakni meninggal, pindah domisili, tidak dikenal dan perubahan status menjadi anggota TNI. Sedangkan, pemilih baru ini yang memang merupakan pemilih yang baru berumur 17 tahun dan belum terdaftar di DPS," kata dia

Menurut Purne, dalam perbaikan DPS tersebut pihaknya juga mendapatkan rekomendasi dari Panwaslu Kecamatan Palas dalam pencermatan terhadap DPS. Sehingga, pihaknya langsung melakukan perbaikan dengan bukti pendukung.

"Ada beberapa pemilih yang merupakan rekomendasi dari Panwaslu Kecamatan Palas yang harus ditindaklanjuti dan sebagian pula memang sudah kita tindaklanjuti ditingkat PPS," kata dia. 

Sementara itu, Ketua Panwaslu Kecamatan Palas, M. Sobari mengatakan berdasarkan hasil pencermatan pengawasan DPS Pilkada Lamsel 2020, pihaknya menemukan 57 pemilih yang TMS dan 18 pemilih yang belum masuk kedalam DPS. 

"Alhamdulillah, rekomendasi melalui Bawaslu Lamsel daei hasil pencermatan pengawasan DPS ini sudah Ditindaklanjuti semua oleh kawan-kawan kita di PPS dan PPK. Ini merupakan upaya kami untuk menjaga hak pilih dalam Pilkada Lamsel 2020," kata dia.

Adi Sunaryo







Berita Terkait



Komentar