#jknkis#bpjs#kemensos

Puluhan Ribu Kartu JKN-KIS Milik Warga Lambar Dinonaktifkan

( kata)
Puluhan Ribu Kartu JKN-KIS Milik Warga Lambar Dinonaktifkan
Ilustrasi. Warga memperlihatkan Kartu Indonesia Sehat (KIS). Irwansyah Putra/Antara


Liwa (Lampost.co) -- Kementerian Sosial (Kemensos) RI menonaktifkan kartu Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) milik 30.984 warga Kabupaten Lampung Barat (Lambar).

Penonaktifan JKN-KIS milik puluhan ribu warga itu karena tidak masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) berdasarkan hasil pembaharuan data yang ditelah dipadukan dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Lambar, Ferri Istanto menjelaskan, penonaktifan kartu JKN-KIS itu disampaikan melalui Surat Keputusan Menteri Sosial No.92/HUK/2021 tentang penetapan Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan tahun 2021.

"Sehingga per 1 September 2021, puluhan ribu warga itu tidak lagi masuk dalam data peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) JKN," kata dia, Senin, 11 Oktober 2021.

Baca: Lampung Fokus Program JKN-KIS

 

Warga yang telah dinonaktifkan kartunya sudah tidak bisa lagi mendapatkan pelayanan kesehatan dari pemerintah.

"Kami telah melayangkan surat kepada Kemensos untuk meminta data by name seluruh peserta yang dinonaktifkan tersebut," kata Ferri. 

Setelah data itu diterima, pihaknya akan berkoordinasi dengan dinas terkait tentang tindak lanjut yang akan dilakukan.

"Akan kami lakukan validasi dan verifikasi kembali di lapangan melalui aparat pekon untuk menentukan kondisi peserta yang sebenarnya," kata dia.

Jika hasil verifikasi dan validasi lapangan itu ternyata masih ada yang layak menerima JKN-KIS, maka pihaknya akan mengusulkan kembali ke Kemensos.

"Namun rencana verifikasi dan validasi ini tetap akan dikoordinasikan ke Kemensos," kata Ferri.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar