#bltdanadesa#beritalamsel#bansos

Puluhan KPM di Mekarmulya Belum Terima BLT Dana Desa

( kata)
Puluhan KPM di Mekarmulya Belum Terima BLT Dana Desa
Puluhan warga Desa Mekarmulya, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, saat mempertanyakan penyaluran BLT-DD yang belum cair kepada pihak bank BRI di Kantor Desa setempat, Senin (29/6/2020). Lampost.co/Armansyah

Kalianda (Lampost.co): Puluhan keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan langsung tunai dana desa (BLT-DD) di Desa Mekarmulya, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, harus gigit jari. Sebab, buku rekening bank milik mereka dari bank penyalur belum tercetak.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Lampost.co, puluhan KPM BLT-DD di Desa Mekarmulya itu terpaksa pulang tanpa membawa uang BLT-DD. Padahal, mereka sudah menunggu sejak pagi hingga siang hari. 

Seperti yang diungkapkan, Amirudin Siregar salah satu warga Dusun Karangmekar mengatakan dirinya kecewa setelah mendapatkan informasi dari pihak bank belum bisa mencairkan BLT-DD. Padahal, ia bersama puluhan warga lainnya sudah menunggu sejak pukul 08.00 WIB.. 

"Pihak bank menyatakan buku rekening kami belum tercetak. Hal itu disebabkan, data kami merupakan data susulan atau perbaikan dari pihak desa. Namun, perbaikan itu ternyata pihak bank belum mencetak buku rekening kami. Yang tercetak justru data yang lama," kata dia, Senin, 29 Juni 2020.

Kepala Desa Mekarmulya Rasiwan yang diwakili Sekretaris Desa Abdul Rozak mengatakan dari 60 KPM yang diusulkan mendapatkan BLT-DD, 25 KPM lainnya belum bisa dicairkan karena belum memiliki buku rekening. Sedangkan, 9 KPM lainnya belum bisa cair karena NIK bermasalah. 

"Memang ada data KPM yang kami perbaiki. Dan data KPM yang baru sudah kami setorkan ke bank BRI. Namun, hingga pada saat penyalurannya pihak bank baru menginformasikan mereka masih pakai data yang lama. Akhirnya ada 25 KPM belum bisa dicairkan," ujarnya. 

Sementara itu, Kepala Bank BRI Unit Palas Movit Sulistiyawan mengatakan pihaknya telah mencetak data usulan KPM yang pertama. Sedangkan, data usulan KPM perbaiakan belum dicetak. Pihaknya berjanji dalam beberapa hari kedepan segara mencetak buku rekening bank milik ke 25 KPM tersebut. 

"Memang ada perubahan data yang diusulkan oleh desa. Tapi, kami sudah mencetak buku rekening sesuai data usulan yang lama. Usulan perbaikan ternyata belum dicetak. Kami harap maklum dan kami segera cetak buku rekening itu," kata dia.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar