#covid-19#india

Puluhan Jenazah Bermunculan di Sungai Gangga

( kata)
Puluhan Jenazah Bermunculan di Sungai Gangga
Prosesi kremasi pasien Covid-19 di tepi Sungai Gangga di wilayah Garhmukteshwar, India pada 5 Mei 2021. (Prakash SINGH / AFP)


New Delhi (Lampost.co) -- Setidaknya 40 jenazah manusia bermunculan di tepi Sungai Gangga di India utara. Peristiwa ini, yang terjadi di perbatasan antara negara bagian Bihar dan Uttar Pradesh, dikonfirmasi ke kantor berita BBC pada Senin, 10 Mei.

Tidak diketahui jelas bagaimana puluhan jasad itu bisa ada di sana, namun media lokal menyebutkan bahwa mereka mungkin adalah pasien meninggal Covid-19.

Beberapa media lokal melaporkan jumlah jenazah yang ditemukan di tepi Sungai Gangga mencapai 100, dan jika dilihat dari kondisinya, puluhan jasad itu mungkin sudah ada di area sungai selama beberapa hari.

"Ada kemungkinan jasad-jasad ini berasal dari Uttar Pradesh," kata seorang pejabat lokal, Ashok Kumar, kepada BBC.

Dalam keterangan di situs BBC pada Selasa, 11 Mei 2021, ia mengatakan bahwa puluhan jasad itu akan dikuburkan atau dikremasi.

Beberapa pejabat lain mengatakan jasad-jasad yang ditemukan berada dalam kondisi membengkak dan terbakar sebagian. Menurut laporan saluran berita NDTV, hal itu mengindikasikan praktik kremasi pasien meninggal Covid-19 di sepanjang Sungai Gangga di Uttar Pradesh.

Sejumlah warga lokal dan jurnalis mengatakan kepada BBC Hindi bahwa minimnya kayu untuk kremasi dan meningkatnya biaya terkait pemakaman membuat beberapa keluarga India tidak memiliki opsi lain selain melepas jenazah pasien Covid-19 ke sungai.

"Rumah sakit swasta merampok banyak orang. Masyarakat umum tidak punya uang untuk membayar kremasi. Rumah sakit meminta 2.000 rupee hanya agar jasad pasien bisa diangkut ambulans. Sungai menjadi opsi terakhir bagi masyarakat," tutur seorang warga lokal bernama Chandra Mohan.

Uttar Pradesh adalah negara bagian terpadat di India.

Gelombang kedua Covid-19 masih melanda India, dengan jumlah kematian harian meningkat tajam dalam beberapa pekan terakhir. Hal ini membuat banyak krematorium di seantero India kesulitan menangani permintaan.

Menurut data Johns Hopkins University, total kasus Covid-19 di India telah melampaui 22,6 juta dengan 246.116 kematian sejak awal pandemi. Namun sejumlah pakar meyakini angka sebenarnya lebih tinggi dari data resmi.

Winarko







Berita Terkait



Komentar