#banjir#petani

Puluhan Hektare Sawah di Baliagung Lamsel Masih Digenangi Banjir

( kata)
Puluhan Hektare Sawah di Baliagung Lamsel Masih Digenangi Banjir
Seorang petani di Desa Baliagung, Kecamatan Palas sedang memeriksa tanamannya yang terendam banjir, Jumat, 4 Februari 2022. Lampost.co/Armansyah


Kalianda (Lampost.co) -- Puluhan hektare tanaman padi di Desa Baliagung, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) masih direndam banjir. Para petani mengaku waswas dan khawatir tanaman padi yang rata-rata sudah berusia 15 sampai 20 hari itu kembali rusak.

Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Balijaya Desa Baliagung, Dewa Aji Tastrawan menyebut, luas tanaman padi yang terendam banjir berjumlah 60 hektare. 

"Hampir sebagian besar tanaman padi masih terendam banjir," kata dia, Jumat, 4 Februari 2022.

Baca: 430 Ha Tanaman Padi di Palas Kembali Terendam Banjir

 

Para petani berharap kepada pemerintah agar lekas menurunkan bantuan. Pasalnya, para petani sudah melakukan tiga kali tanam akibat kebanjiran.

"Kami mengharapkan ada bantuan benih untuk petani. Soalnya, sudah tiga kali petani kami merugi akibat banjir," kata dia.

Sedangkan Ketua Gapoktan Bina Tani, Desa Tanjungjaya, Darsono mengatakan, kondisi banjir yang menggenangi tanaman padi seluas 105 hektare sudah berangsur surut. Namun, ketika diguyur hujan, lahan tersebut kembali digenangi banjir.

"Saat ini banjir sudah surut. Tetapi enggak tahu kalau turun hujan deras lagi," kata dia. 

Sementara itu, Plt. Kepala UPTD Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPH-Bun) Kecamatan Palas, Tarmijan mengaku menerima laporan total lahan yang terendam banjir seluas 430 hektare. Tersebar di Desa Tanjungjaya seluas 105 Hektare, Bumiasih (60), Bumiasri (75), Baliagung (60), Bumidaya (25), Pulaujaya (50), dan Bumirestu (55).

"Kami akan usulkan kembali bantuan benih bagi petani yang tanaman padinya terendam banjir," kata dia. 

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar